Lifestyle / Komunitas
Minggu, 12 April 2026 | 11:10 WIB
Ilustrasi Parfum EDP dan EDT. (ChatGPT)
Baca 10 detik
  • Memilih parfum sering membingungkan, terutama memahami perbedaan EDP dan EDT.
  • EDP dan EDT berbeda dalam konsentrasi dan ketahanan aroma, yang memengaruhi performanya.
  • Memahami perbedaan ini penting agar tidak salah pilih dan bisa menyesuaikan parfum dengan kebutuhan serta aktivitas.

Suara.com - Memilih parfum yang tepat sering kali menjadi hal yang membingungkan, terutama bagi pemula. Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah perbedaan antara parfum EDP dan EDT.

EDP (Eau De Parfum) dan EDT (Eau De Toilette) merupakan dua jenis parfum yang paling umum digunakan. Keduanya memiliki karakteristik yang berbeda, mulai dari konsentrasi hingga ketahanan aroma.

Perbedaan inilah yang membuat banyak orang penasaran mana yang sebenarnya lebih tahan lama. Tak sedikit pula yang masih salah kaprah dalam memilih jenis parfum sesuai kebutuhan.

Padahal, memahami perbedaan EDP dan EDT sangat penting agar kamu tidak salah beli. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan parfum yang sesuai dengan aktivitas dan preferensi pribadi.

Sebelum memutuskan pilihan, ada baiknya kamu mengetahui lebih dalam tentang kedua jenis parfum ini. Berikut penjelasan lengkap mengenai perbedaan EDP dan EDT serta mana yang wanginya paling tahan lama.

Beda Parfum EDP dan EDT, Mana yang Lebih Tahan Lama?

Ilustrasi Parfum EDP dan EDT. (ChatGPT)

Parfum menjadi salah satu produk yang sering digunakan untuk menunjang penampilan, tapi banyak orang masih bingung dengan istilah seperti Eau De Parfum (EDP) dan Eau De Toilette (EDT).

Padahal, memahami perbedaan keduanya bisa membantu Kamu memilih wewangian yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Secara umum, parfum merupakan campuran minyak alami maupun sintetis yang dicampur dengan etil alkohol agar aromanya tidak terlalu tajam dan mudah digunakan.

Melansir Sephora, perbedaan istilah seperti EDP dan EDT sebenarnya merujuk pada kadar minyak parfum yang terkandung di dalamnya.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Parfum Aroma Bayi dari Brand Lokal, Wangi Lembut Bikin Nyaman Seharian

Eau De Parfum (EDP) memiliki konsentrasi minyak parfum sekitar 10% hingga 20%, sehingga aromanya cenderung lebih kuat dan tahan lama.

Wewangian jenis ini bisa bertahan hingga sekitar lima jam, tapi kurang cocok digunakan di ruangan tertutup atau saat cuaca panas karena aromanya bisa terasa terlalu menyengat.

Sementara itu, Eau De Toilette (EDT) memiliki konsentrasi minyak parfum yang lebih rendah, yaitu sekitar 4% hingga 10%.

Aromanya lebih ringan, segar, dan biasanya menonjolkan wangi bagian atas sehingga cocok untuk aktivitas sehari-hari seperti bekerja atau beraktivitas di luar ruangan.

Dari segi harga, EDP dan EDT umumnya tidak memiliki perbedaan yang terlalu jauh, meski EDT sering kali sedikit lebih terjangkau.

Pilihan terbaik tergantung pada kebutuhan Kamu, apakah menginginkan wangi yang tahan lama atau aroma ringan yang nyaman digunakan sepanjang hari.

Load More