Suara.com - Tren makeup natural semakin digemari oleh wanita yang menginginkan tampilan ringan namun tetap rapi. Dua produk yang sering disebut dalam tren ini adalah skin tint dan tinted sunscreen.
Sekilas keduanya tampak mirip karena sama-sama memberikan hasil ringan dan natural, tetapi sebenarnya memiliki fungsi yang cukup berbeda.
Banyak orang masih salah kaprah mengira keduanya bisa dipakai sebagai pengganti satu sama lain.
Padahal, memahami perbedaan skin tint dan tinted sunscreen sangat penting agar kulit tetap terlindungi sekaligus mendapatkan hasil makeup yang sesuai kebutuhan.
Lalu, apakah keduanya sebenarnya sama? Simak penjelasan berikut ini.
Apa Itu Skin Tint dan Tinted Sunscreen?
Skin tint adalah produk base makeup ringan dengan tekstur cair yang dirancang untuk meratakan warna kulit tanpa memberikan coverage berat seperti foundation. Hasil akhirnya biasanya natural, glowing, dan terasa seperti kulit asli.
Produk ini sering disebut sebagai hybrid antara skincare dan makeup karena biasanya mengandung bahan pelembap seperti hyaluronic acid atau niacinamide. Skin tint cocok digunakan untuk tampilan no-makeup makeup look yang simpel dan segar sehari-hari.
Berbeda dengan skin tint, tinted sunscreen adalah tabir surya yang diberi tambahan pigmen warna. Fungsinya utama tetap sebagai pelindung kulit dari sinar UV, bukan sekadar makeup.
Keunggulan tinted sunscreen adalah kemampuannya melindungi kulit dari UVA, UVB, hingga cahaya tampak (blue light) tanpa meninggalkan white cast.
Baca Juga: Tinted Sunscreen Wardah vs Facetology Lebih Bagus Mana? Ini yang Cocok Buat Kulit Orang Indonesia
Selain itu, produk ini juga membantu meratakan warna kulit secara ringan sehingga terlihat lebih sehat tanpa foundation tebal.
Perbedaan Utama Skin Tint dan Tinted Sunscreen
1. Fungsi utama
Skin tint digunakan untuk meratakan warna kulit dan memberikan efek makeup natural. Sementara tinted sunscreen berfungsi utama sebagai pelindung kulit dari sinar UV.
2. Perlindungan SPF
Tinted sunscreen memiliki SPF tinggi (umumnya 30–50+), sedangkan skin tint biasanya hanya memiliki SPF rendah atau bahkan tidak ada.
3. Coverage
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 AC Portable Mini Watt Kecil untuk di Kamar: Angin Semriwing, Anti Ribet Pemasangan
-
7 Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet dan Hemat Listrik, Cucian Cepat Kering dan Bersih Maksimal
-
Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas
-
Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir
-
Bagaimana Cara agar Cushion Tidak Luntur Saat Berkeringat? 7 Tips Makeup Tahan Lama di Cuaca Panas
-
5 Serum Anti Aging Ampuh untuk Hilangkan Kerutan Wajah
-
5 Bedak Glad2Glow untuk Kulit Sawo Matang yang Tahan Lama
-
Akar Restaurant di K Club Ubud Tawarkan Fine Dining Unik, Gabungkan Teknik Prancis dan Rempah Bali
-
9 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kusam dan Pudarkan Flek Hitam
-
Bedak Apa yang Tahan 12 Jam? Cek 5 Rekomendasi Anti Luntur Berjam-jam