- Melasma dipicu perubahan hormon pada wanita dan muncul sebagai bercak besar simetris di area wajah tertentu.
- Flek hitam disebabkan faktor eksternal seperti paparan sinar matahari, muncul sebagai bintik kecil pada bagian tubuh.
- Melasma memerlukan perawatan medis jangka panjang, sedangkan flek hitam lebih mudah memudar melalui penggunaan produk perawatan kulit.
Suara.com - Flek hitam dan melasma sering kali dianggap sama karena keduanya termasuk dalam kelompok hiperpigmentasi, yaitu kondisi kulit di mana produksi melanin berlebih sehingga muncul noda gelap.
Namun, meski mirip, keduanya memiliki perbedaan mendasar dalam penyebab, penampilan, lokasi, dan cara mengatasinya. Salah membedakan bisa membuat perawatan tidak efektif dan masalah kulit justru semakin parah.
Berikut penjelasan lengkap perbedaan flek hitam dan melasma.
1. Definisi dan Penyebab
Melasma adalah bentuk hiperpigmentasi khusus yang dipicu utama oleh perubahan hormon. Kondisi ini sering muncul pada wanita hamil, disebut kloasma atau “mask of pregnancy”, pengguna pil KB, terapi hormon, atau menopause.
Faktor pemicu tambahan adalah paparan sinar UV dan riwayat genetik, terutama pada kulit sawo matang. Melasma cenderung muncul dari dalam akibat sensitivitas hormon yang membuat sel melanin lebih aktif.
Sementara flek hitam, juga disebut dark spots atau solar lentigines, lebih sering disebabkan faktor eksternal seperti paparan sinar matahari berlebihan, proses penuaan alami, bekas jerawat, luka, peradangan kulit, atau penggunaan krim pemutih yang salah.
Flek hitam bisa dialami siapa saja, termasuk pria, dan tidak selalu terkait hormon.
2. Penampilan dan Warna
Baca Juga: 5 Serum Pencerah untuk Atasi Kulit Kusam dan Flek Hitam, Cuma Rp20 Ribuan!
Melasma biasanya berbentuk bercak besar yang menyatu, tepinya tidak jelas, dan warnanya cokelat keabu-abuan atau cokelat tua.
Bercak ini sering simetris di kedua sisi wajah, sehingga terlihat seperti topeng. Melasma Sulit ditutup makeup karena luas dan menyatu.
Flek hitam tampak sebagai bintik-bintik kecil yang terpisah, berbentuk bulat atau tidak beraturan, dengan tepi yang lebih jelas.
Warnanya cokelat muda hingga kehitaman. Bintik-bintik ini tersebar acak dan tidak simetris.
3. Lokasi Muncul
Melasma hampir selalu muncul di wajah, tepatnya di pipi, dahi, hidung, dan atas bibir, area tengah wajah. Kadang muncul di lengan atau leher, tapi jarang di tubuh lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Pantau Dulu, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.635.000 per Gram
-
Kaca Mobil Buram Bikin Bahaya? Kenali Penyebab Jamur dan Cara Ampuh Mengatasinya
-
Rencana Hibah Kapal Induk Bekas Italia Disorot, Pengamat Minta Pemerintah Hitung Ulang Kebutuhan
-
Bukan di Area 51, Festival UFO Justru Digelar di Kulon Progo
-
Review Serial I'm Not Afraid: Drama Misteri Meksiko yang Sangat Emosional
-
121 Juru Parkir Semarang Menunggak Setoran, PAD Rp280 Juta Terancam Melayang
-
Pasang Rating BBRI Jadi Overweight, Ini Alasan JPMorgan Berikan Sinyal Positif
-
John Herdman Kemungkinan Coret Mauro Zijlstra Jelang Piala AFF 2026, Kenapa?
-
Prabowo Beri Peringatan Keras ke Perwira Baru: Makanmu Dari Rakyat!
-
Nonton Bioskop Berdua Tidak Boros! BRI Bagi-Bagi Promo Beli 1 Dapat 2 di Cinepolis