Suara.com - Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dilakukan di banyak jenjang pendidikan. Tes ini diselenggarakan oleh Kemendikdasmen untuk memetakan kemampuan akademik siswa. Lalu nilai TKA apakah berpengaruh dengan kelulusan dan minimalnya berapa untuk dianggap ideal dan lulus?
TKA, pada sebagian besar siswa, dianggap sebagai salah satu ujian penentu kelulusan atau penilaian, setara dengan Ujian Nasional di masa lalu. Nyatanya menurut pemerintah fungsi TKA adalah untuk mengevaluasi dan memetakan kemampuan akademik siswa secara nasional pada aspek literasi dan numerasi.
TKA Bukan Syarat Kelulusan Sekolah
Dilansir dari laman resmi BBPMP Jatim Kemendikdasmen, Tes Kemampuan Akademik tidak digunakan sebagai syarat kelulusan sekolah. Fungsi dari tes ini adalah untuk memberikan gambaran yang akurat tentang capaian akademik siswa, sehingga proses pembelajaran dapat terus diperbaiki dan ditingkatkan.
Hasil dari TKA sebenarnya berfungsi secara makro, yakni sebagai instrumen pemetaan kualitas pendidikan dan bisa menjadi salah satu referensi serta pertimbangan berbagai proses seleksi pendidikan Indonesia di masa depan.
Untuk TKA sendiri dilaksanakan dengan menguji dua mata pelajaran yang ada. Yang pertama adalah Bahasa Indonesia, dan yang kedua adalah Matematika.
Kedua mata pelajaran tersebut dianggap dapat membantu pengukurna kemampuan literasi dan numerasi dari siswa secara komprehensif sehingga data yang diperloh juga semakin relevan.
Untuk jenis soalnya sendiri terbagi menjadi tiga macam:
- Pilihan ganda sederhana
- Pilihan ganda kompleks
- Soal berbasis stimulus seperti teks atau grafik
Minimal Nilai agar Dianggap Tuntas
Baca Juga: Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
TKA tidak menetapkan nilai kelulusan seperti Ujian Nasional atau sejenisnya. Artinya, tidak ada passing grade yang harus dicapai oleh siswa, karena tujuannya tidak pada menguji siswa, namun mengukur sejauh mana kemampuan siswa pada kondisi nyata.
Alih-alih mendapatkan predikat lulus, setiap peserta TKA yang turut serta dan menyelesaikan tes akan mendapatkan Sertifikat Hasil Kemampuan Tes Akademik. Isinya ada skor kemampuan akademik siswa, dan dapat digunakan sebagai informasi capaian akademik.
TKA bersifat diagnostik, bukan penentuan kelulusan siswa dari jenjang pendidikan. Dengan hasilnya, orang tua murid dan negara dalam scope lebih besar dapat merencanakan langkah lanjutan atas kondisi yang dialami saat ini.
Lalu Apakah Nilai TKA Berpengaruh pada Seleksi Sekolah Lanjutan?
TKA memang tidak secara praktis menentukan kelulusan. Namun demikian hasil dari TKA sendiri akan berperan penting pada sistem pendidikan ke depan, karena pemerintah secara langsung menyebutkan nilai TKA dapat digunakan sebagai data pendukung proses seleksi pendidikan.
Misalnya saja pada jalur prestasi dalam SPMB, dengan adanya nilai TKA yang menjadi standar nasional, sekolah atau institusi pendidikan dapat memperoleh gambaran objektif tentang kemampuan calon siswa yang akan diterimanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi