Suara.com - KRL Jabodetabek paling malam beroperasi jam berapa? Pertanyaan mengenai jam operasional KRL Jabodetabek mendadak ramai diperbincangkan di tengah insiden yang terjadi di Kawasan Bekasi Timur.
Peristiwa nahas tersebut terjadi di perlintasan sebidang JPL 85, tepatnya di dekat Bulak Kapal, area Stasiun Bekasi Timur.
Sebuah KRL relasi Bekasi-Cikarang dilaporkan menabrak mobil di perlintasan yang menyebabkan rangkaian kereta lain tidak bisa melanjutkan perjalanan secara normal seperti biasanya.
Rangkaian KRL harus dievakuasi dan ditetapkan sebagai Perjalanan Luar Biasa (PLB) 5181 karena berhenti berdinas serta berjalan di luar jadwal reguler.
KA Argo Bromo Anggrek (KA4) relasi Jakarta-Surabaya tidak sempat berhenti sepenuhnya hingga akhirnya menabrak KRL PLB 5568 yang sedang berhenti di jalur tersebut.
Benturan keras menyebabkan kerusakan rangkaian, terutama di gerbong perempuan. 14 orang dilaporkan tewas dan alami luka-luka.
Publik kembali menyoroti jam operasional KRL Jabodetabek lantaran insiden yang terjadi di Bekasi Timur terjadi pada Senin malam, sekitar pukul 22.00 WIB.
Penting bagi Anda untuk mengetahui jam operasional KRL untuk mobilitas harian serta memenuhi kebutuhan perjalanan di kawasan padat, terutama Jabodetabek.
Dengan mengetahui jadwal keberangkatan kereta api, Anda akan terhindari dari keterlambatan dan dapat menyesuaikan jam pulang kerja supaya tidak tertinggal kereta.
Baca Juga: Dari Vietnam ke Bekasi: Rekam Jejak Maut Taksi Green SM Terungkap
Namun, sebelum lebih lanjut membahas soal jadwal, ada baiknya menulusuri sedikit sejarah kereta KRL di Indonesia.
Dikutip dari berbagai sumber, berikut ulasan singkatnya.
Sejarah Kereta Rel Listrik di Indonesia
Setelah Indonesia merdeka, pengelolaan kereta api diambil alih oleh Djawatan Kereta Api (DKA) uang kemudian berkembang menjadi PT KAI.
Pada awal 2000-an, layanan kereta api berbasis listrik semakin dikembangkan untuk melayani masyarakat Jakarta dan sekitarnya.
Layanan ini mulai dikenal luas oleh masyarakat dengan istilah KRL Jabodetabek yang kemudian pada tahun 2008 dibentuk sebuah perusahaan oleh anak perusahaan PT KAI bernama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) yang tugasnya mengelola dan mengoperasikan layanan kereta komuter.
Berita Terkait
-
Patah Tulang hingga Luka Memar, 17 Korban Kecelakaan KRL Masih Jalani Rawat Inap di RSUD Bekasi
-
4 Mobil Listrik Harga Mirip VinFast VF e34, Jarang Trobel di Jalan
-
Dari Vietnam ke Bekasi: Rekam Jejak Maut Taksi Green SM Terungkap
-
Pemerintah Evaluasi Izin Taksi Green SM Buntut Kecelakaan KA di Bekasi Timur
-
Karyawan Alice Norin Jadi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Tergencet Hingga Terlempar Keluar
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Profil Ze Pedro, Eks Benfica dan Portugal yang Latih Timor Leste Lawan Timnas Indonesia
-
2 Varian Sunscreen Anessa untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Bisa Mengurangi Flek Hitam
-
Dulu Janji di Depan KPK Tak Mau Korupsi, Bupati Pemalang Anom Malah Kena OTT
-
Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
-
Rawan Ambles, Jalur Kereta Api di Dekat Lumpur Lapindo akan Dialihkan
-
Cukur Kamboja 5-1, Timnas Indonesia Belum Aman: Skenario Lolos Semifinal Piala AFF 2026 Masih Rumit
-
Jufri Rahman: Wastra Sulsel Terus Dikembangkan Agar Berdaya Saing
-
Profil Hendi Prio Santoso: Dari Dirut PGN, MIND ID Hingga Resmi Jadi Koruptor
-
Daftar Harga Mobil Listrik BYD 2026: Cek Budget Kamu Mulai Rp199 Juta Sampai Rp750 Juta
-
Emas 1 Kg hingga Bisnis SPBE: Upeti Mewah Moch Mahrus demi Menguras Dana Hibah Jatim