Suara.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hemanto memperbarui informasi tentang korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek yang tabrakan dengan KRL Commuter Line di Bekasi Timur.
Tragedi kecelakaan berdarah ini terjadi pada malam hari Senin, 27 April 2026. Hingga siang hari Selasa (28/4/2026), informasi terbaru menunjukkan jumlah korban meninggal telah mencapai 15 orang. Kombes Budi menyebutkan bahwa terdapat 76 orang yang terluka.
"Total korban yang terluka dan meninggal mencapai 91 orang," katanya.
Tabrakan berat tersebut menyebabkan gerbong belakang KRL, yang merupakan gerbong khusus perempuan, mengalami kerusakan parah dan menimbulkan korban jiwa serta luka-luka.
Tragedi ini semakin menyedihkan karena banyak korban yang sedang merayakan hari bahagia mereka.
Sementara itu, informasi tentang korban yang terluka banyak beredar di media sosial. Data yang tersebar tersebut mencakup nama lengkap dan tanggal lahir dari korban.
Kejadian tabrakan antara kereta api Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line di area Bekasi Timur membuat warga tertarik dan memperhatikan kasus tersebut.
Tidak hanya banyaknya korban, tetapi juga fakta unik dan membuat sedih bahwa tanggal lahir beberapa korban justru sama dengan hari kejadian.
Berdasarkan data yang ada dari RSUD Kota Bekasi, terdapat beberapa korban yang mengalami luka dan memiliki tanggal lahir yang sama dengan tanggal kejadian, yaitu 27 April. Fakta tersebut langsung memicu reaksi emosional warganet di media sosial.
Baca Juga: Pakar UGM Nilai Pemindahan Gerbong Wanita Tak Sentuh Akar Masalah
"Baru ngeuh, ternyata dari sekian banyak korban (luka), diantaranya ada beberapa yang pas kejadian pas lagi ulang tahun (27 April). Semoga para korban gak trauma," tulis seorang netizen.
Dalam data yang beredar, berikut adalah delapam orang yang sedang berulang tahun di hari kejadian:
- Muchlis (L) 27 April 1996
- Riki (L) 27 April 2001
- M. Anwar (L) 27 April 1996
- Rivan (L) 27 April 1994
- Stevani Sofia (P) 27 April 2004
- Rudi Saputra (L) 27 April 1996
- Yuliana (P) 27 April 1996
- Hari Septiyansyah (L) 27 April 1996
Momen yang seharusnya menjadi hari ulang tahun justru berubah menjadi peristiwa yang tak terlupakan akibat kecelakaan.
Total Korban Tewas Sebanyak 15 Orang
Polda Metro Jaya mengatakan bahwa ada 15 orang yang menjadi korban dalam kecelakaan tabrakan antara kereta api Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin (27/4) malam.
"10 jenazah di RS Polri, 3 jenazah di RSUD Bekasi, satu jenazah di RSU Bella, satu jenazah di RS Mitra Keluarga," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim