- Pasca Lebaran, keluarga Indonesia mulai menerapkan konsep meaningful living untuk meningkatkan kualitas hidup melalui keputusan konsumsi sehari-hari yang lebih sadar.
- Perencana keuangan Mike Rini menyatakan bahwa keputusan finansial kecil yang terencana lebih berdampak signifikan terhadap kesejahteraan jangka panjang keluarga.
- Kino Indonesia mendukung gaya hidup tersebut dengan menyediakan inovasi produk yang relevan guna memenuhi kebutuhan nyata masyarakat Indonesia.
Suara.com - Di tengah suasana pasca Ramadan dan Idulfitri, banyak keluarga Indonesia memasuki fase refleksi yang lebih dalam. Momen silaturahmi tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga membuka ruang untuk mengevaluasi kembali cara menjalani kehidupan sehari-hari, mulai dari pola konsumsi hingga bagaimana menentukan prioritas keluarga.
Kini, makna hidup tak lagi semata diukur dari pencapaian besar. Justru, kehidupan yang lebih bermakna lahir dari keputusan-keputusan kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari.
Dari memilih produk yang digunakan di rumah, mengatur kebutuhan keluarga, hingga menentukan mana yang benar-benar penting, semuanya menjadi bagian dari upaya membangun kualitas hidup yang lebih seimbang dan berkelanjutan.
Konsep ini dikenal sebagai meaningful living, sebuah pendekatan hidup yang menekankan kesadaran dalam setiap pilihan. Dalam konteks keluarga modern, meaningful living menjadi semakin relevan di tengah ritme kehidupan yang cepat dan tuntutan yang terus berkembang.
Pola konsumsi pun ikut berubah, masyarakat kini cenderung lebih selektif, tidak hanya mempertimbangkan harga, tetapi juga nilai, manfaat, dan dampak jangka panjang dari setiap keputusan.
Dari sisi finansial, kebiasaan kecil ternyata memiliki pengaruh besar terhadap kondisi jangka panjang. Mike Rini, Financial Planner dari Mitra Rencana Edukasi, menekankan bahwa banyak orang sering kali terjebak pada fokus terhadap keputusan besar, padahal hal-hal sederhana justru lebih menentukan.
“Banyak orang fokus pada keputusan besar, padahal keputusan kecil sehari-hari justru paling menentukan kondisi finansial jangka panjang. Smart spending bukan tentang membatasi diri, tetapi tentang membuat pilihan yang lebih intentional dan selaras dengan kebutuhan, nilai, dan prioritas hidup,” ujarnya dalam acara Media Gathering Halal Bihalal bersama Kino yanh bertema “Building Meaning in Every Family Choice.”
Ia juga menyoroti bahwa periode setelah Lebaran merupakan momentum alami untuk melakukan reset finansial. “Mindful consumption berarti membeli dengan purpose, bukan karena FOMO atau impulsif. Ketika kita memilih produk yang tepat—yang praktis, berkualitas, dan sesuai kebutuhan, kita sebenarnya sedang berinvestasi pada kualitas hidup jangka panjang,” tambahnya.
Pendekatan mindful ini membawa sejumlah manfaat nyata. Pertama, membantu keluarga mengelola keuangan dengan lebih sehat dan terarah. Kedua, menciptakan hubungan yang lebih harmonis karena keputusan diambil berdasarkan kebutuhan bersama, bukan dorongan sesaat.
Baca Juga: Pertamina Siapkan Bioetanol untuk E20? Ini 5 Mobil Keluarga Bekas yang Aman
Ketiga, lanjut dia, meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan, karena setiap pilihan memiliki tujuan yang jelas dan memberikan nilai tambah.
Di tengah perubahan perilaku ini, peran brand dan perusahaan juga ikut berevolusi. Tidak lagi sekadar menyediakan produk, tetapi menjadi bagian dari solusi yang mendukung gaya hidup yang lebih sadar dan bermakna.
Hal ini juga yang menjadi fokus Kino Indonesia dalam membangun relevansi dengan keluarga modern. Head of PR Kino Indonesia, Arviane D.B. menegaskan bahwa konsep meaningful living kini menjadi fondasi penting dalam kehidupan sehari-hari.
“Meaningful living bukan lagi tentang seberapa banyak kita membeli, tetapi bagaimana kita memilih dengan lebih sadar dan bernilai. Kino Indonesia hadir dengan peran ganda, sebagai penyedia kebutuhan sehari-hari sekaligus perusahaan yang tumbuh bersama keluarga Indonesia. Di sinilah relevansi perusahaan dan literasi finansial bertemu untuk mendukung gaya hidup yang lebih holistik,” jelasnya.
Sebagai perusahaan lokal dengan portofolio lebih dari 30 merek di berbagai kategori, mulai dari personal care, makanan dan minuman, hingga kesehatan Kino terus menghadirkan inovasi yang berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat.
Komitmen ini diperkuat melalui tiga pilar utama: Generational Connection, Relevant Innovation, dan Meaningful Living. Melalui pendekatan ini, Kino menghadirkan berbagai solusi praktis yang tidak hanya memenuhi kebutuhan, tetapi juga mendukung kualitas hidup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan