- Kelembapan memicu pertumbuhan jamur serta masalah pernapasan di dalam ruangan rumah.
- Penempatan jenis tanaman hias tertentu dapat menyerap uap air sekaligus membersihkan udara.
- Tanaman seperti Lili Paris dan Lidah Mertua dapat diletakkan di area lembap untuk menciptakan lingkungan yang sehat.
Suara.com - Ruangan yang terlalu lembap sering menjadi masalah di iklim tropis seperti Indonesia. Kelembapan berlebih dapat memicu pertumbuhan jamur, bau apek, hingga masalah pernapasan.
Selain menggunakan dehumidifier, menambahkan tanaman hias tertentu merupakan solusi alami yang efektif sekaligus estetis.
Beberapa tanaman mampu menyerap uap air dari udara melalui daunnya, sehingga membantu menyeimbangkan kadar kelembapan dan membuat udara terasa lebih segar.
Tanaman-tanaman ini tidak hanya mengurangi kelembapan, tetapi juga membersihkan udara dari polutan. Dengan perawatan yang tepat, ruangan akan terasa lebih sejuk dan nyaman tanpa biaya listrik tinggi.
Berikut enam rekomendasi tanaman terbaik yang bisa kamu coba untuk membantu menyerap lembap.
1. Lili Paris (Spider Plant)
Tanaman ini sangat efisien menyerap kelembapan berlebih di udara. Daunnya yang panjang dan ramping membuatnya mudah ditempatkan di rak atau gantungan.
Selain itu, Lili Paris juga dikenal sebagai pembersih udara alami yang tahan di berbagai kondisi cahaya.
2. Pakis Boston (Boston Fern)
Baca Juga: 4 Jenis Bunga Sedap Malam yang Cocok Jadi Tanaman Hias di Rumah
Pakis ini unggul dalam menyerap kelembapan tinggi dan polutan udara. Daunnya yang rindang memberikan kesan hijau alami yang menyejukkan. Letakkan di kamar mandi atau dekat jendela agar tetap subur.
3. Lidah Mertua
Lidah Mertua mampu menyerap uap air sekaligus melepaskan oksigen di malam hari. Cocok diletakkan di kamar tidur atau sudut ruangan yang jarang terkena sinar matahari langsung.
4. Sirih Gading
Tanaman merambat yang mudah dirawat ini cepat tumbuh dan pandai menyerap kelembapan. Cocok untuk digantung atau dibiarkan merambat di dinding.
Sirih Gading juga sangat bagus untuk pemula karena toleran terhadap pencahayaan rendah
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Cushion Wardah Colorfit Hijau untuk Kulit Apa? Cek Kecocokannya di Sini
-
Serum Apa yang Bikin Wajah Glowing? Ini 5 Rekomendasi Produk dari Brand Lokal
-
Cushion Timephoria Harga Berapa? Ini Update Terbaru Mei 2026
-
Apakah Sabun Cuci Muka Batangan Bisa Mencerahkan Wajah Kusam? Ini 4 Rekomendasinya
-
Beda Deodoran dan Antiperspirant, Mana yang Ampuh Mengatasi Bau Badan?
-
Staycation Bernuansa Betawi: Mercure Jakarta Grogol Hadirkan Cerita Lokal di Tengah Kota
-
4 Rekomendasi Spot Treatment untuk Flek Hitam yang Sudah BPOM dan Mudah Didapat
-
5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
-
Urutan Skincare Malam Viva untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Bikin Kulit Glowing di Pagi Hari
-
Cushion Skintific Petal untuk Kulit Apa? Ini Rekomendasi sesuai Skintone dan Undertone