- Tiga penumpang kapal MV Hondius meninggal dunia di Samudra Atlantik akibat dugaan infeksi virus hantavirus sejak Maret 2026.
- Hantavirus menular melalui kontak dengan hewan pengerat dan tidak menyebar antarmanusia dengan mudah.
- Pemerintah meminta masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.
Indonesia memiliki risiko potensial karena populasi tikus yang tinggi di beberapa daerah, sanitasi yang belum merata, dan aktivitas pertanian atau penyimpanan bahan makanan yang rentan kontaminasi.
Virus ini endemik di berbagai belahan dunia, termasuk Amerika Latin yang menjadi titik awal pelayaran kapal tersebut.
Gejala, Pencegahan, dan Respons Pemerintah
Gejala hantavirus biasanya muncul 1-8 minggu setelah paparan. Waspadai demam tinggi mendadak, nyeri otot, pusing, batuk, dan sesak napas.
Jika mengalami gejala setelah kontak dengan tikus atau daerah berdebu, segera periksakan diri.
Pencegahan utama:
- Jaga kebersihan rumah dan lingkungan, tutup celah masuk tikus.
- Simpan makanan di wadah tertutup.
- Gunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan area yang mungkin terkontaminasi kotoran tikus (basahi dulu dengan disinfektan agar tidak terhirup).
- Hindari kontak langsung dengan hewan pengerat liar.
Kementerian Kesehatan Indonesia terus memantau penyakit emerging, termasuk hantavirus, melalui surveilans epidemiologi. Masyarakat diimbau tidak panik berlebihan terhadap berita viral, tapi tetap waspada terhadap kebersihan.
Kasus kematian di MV Hondius adalah kejadian langka yang menarik perhatian global karena sifat hantavirus yang jarang tapi mematikan. Namun, ini bukan wabah yang menyebar ke Indonesia.
Baca Juga: Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
6 Fakta Penting Hantavirus, Virus Menular yang Mewabah di Kapal Pesiar Mewah
-
Sudah Lewat 30 April 2026, Telat Lapor SPT Tahunan Kena Denda Berapa?
-
5 Ciri-Ciri Mesin Cuci Perlu Diganti Bukan Diperbaiki, agar Tidak Rugi Jangka Panjang
-
Komunitas Bermain: Ruang Sederhana di Tengah Kota yang Mengembalikan Masa Kecil Saya
-
Wishlist Menumpuk? Saatnya Checkout Produk Kecantikan hingga Kesehatan di Sini: Diskon hingga 70%!
-
Dari Sejak Dini, Aksi Kecil Anak-Anak Menanam Bibit Tanaman Bisa Jadi Harapan Besar bagi Bumi
-
Anak Alami Dampak Iklim, Bagaimana Gim Interaktif Ini Jadi Solusi Kesenjangan Edukasi?
-
77 Persen Perusahaan Sulit Cari Talenta, Mengapa Pendidikan Belum Selaras dengan Dunia Kerja?
-
Terpopuler: Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Rp27 M Viral, 7 Parfum Lokal Wangi Kayak Habis Mandi
-
6 Zodiak yang Punya Daya Tarik Alami, Bikin Semua Mata Tertuju Padanya