- Umat Islam dianjurkan melaksanakan puasa sunnah selama sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah untuk meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah.
- Jadwal puasa Dzulhijjah 2026 dimulai pada 18 Mei hingga 26 Mei, mencakup puasa Tarwiyah dan puasa Arafah.
- Pelaksanaan puasa ini memiliki keutamaan besar, terutama puasa Arafah yang diyakini dapat menghapus dosa selama dua tahun.
Puasa Tarwiyah menjadi salah satu amalan yang banyak dikerjakan umat Muslim menjelang Hari Arafah. Ibadah ini dilakukan sebagai bentuk persiapan rohani sekaligus meningkatkan kualitas ketakwaan.
3. Niat Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)
“نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى”
Latin: Nawaitu shauma yaumi ‘arafata sunnatan lillâhi ta'âlâ.
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta’ala.”
Puasa Arafah termasuk puasa sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Ibadah ini dilaksanakan sehari sebelum Idul Adha dan memiliki keutamaan luar biasa.
Keutamaan Puasa Dzulhijjah
Puasa Dzulhijjah memiliki banyak keutamaan karena dilaksanakan pada hari-hari terbaik dalam setahun. Sepuluh hari pertama Dzulhijjah disebut sebagai waktu yang sangat dicintai Allah SWT untuk memperbanyak amal saleh.
Melaksanakan puasa sunnah pada hari-hari tersebut menjadi salah satu bentuk ibadah yang bernilai besar. Selain memperoleh pahala puasa, umat Muslim juga didorong untuk memperbanyak zikir, doa, sedekah, serta amal kebaikan lainnya.
Keutamaan paling besar terdapat pada puasa Arafah. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang bagi orang yang menjalankannya dengan penuh keikhlasan.
Karena keutamaannya yang besar, banyak umat Muslim berlomba-lomba menjalankan puasa Arafah setiap tahun. Ibadah ini juga menjadi momentum untuk memperbanyak istigfar dan memohon ampunan kepada Allah SWT.
Baca Juga: Kapan Tanggal 1 Dzulhijjah 1447 Hijriah? Ini Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026
Selain itu, puasa Dzulhijjah juga menjadi sarana melatih pengendalian diri dan memperbaiki kualitas spiritual. Menahan diri dari makan, minum, dan berbagai hal yang membatalkan puasa dapat membantu seseorang meningkatkan kesabaran serta kedisiplinan dalam beribadah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN