- Konser Hey Slank digelar di Jakabaring, Palembang pada Minggu, 24 Mei 2026, sebagai bagian dari tur nasional perusahaan.
- Sumatera memberikan kontribusi penjualan signifikan sebesar 25 persen, mendorong perusahaan membangun pabrik baru di Lampung bulan Juli.
- Perusahaan berkomitmen melakukan pemberdayaan masyarakat inklusif melalui penyediaan lapangan kerja bagi disabilitas serta mendukung pelaku usaha lokal.
Kaka menyebut semangat HS sejalan dengan karakter Slank yang selalu mendukung produk lokal dan UMKM.
Menurutnya, slogan “Berani Kita Beda” menjadi representasi keberanian kedua pihak untuk tampil berbeda.
“HS baru dua tahun sudah merajai. Slank berani, HS juga berani. Itu sama di visi kita,” ungkapnya.
Ia juga mengaku bahagia bisa kembali tampil di Palembang setelah cukup lama tidak menyapa Slankers di Sumatera Selatan.
“Gara-gara HS ini Slank bisa datang ke Palembang. Sumsel basis Slankers terbesar di Sumatera,” ujarnya.
Sementara itu, bassist Ivan Kurniawan Arifin mengatakan HS turut mendukung penuh gerakan Slankerspreneur, yakni komunitas penggemar Slank yang bergerak di sektor UMKM dan usaha mandiri.
“Belum pernah ada sponsor tour yang benar-benar memfasilitasi UMKM untuk jualan seperti ini. Slankerspreneur adalah wajah baru Slankers, pejuang-pejuang usaha,” kata Ivanka.
Konser HS Hey Slank di Palembang juga menghadirkan sejumlah musisi ternama seperti Tony Q Rastafara, Superiots, Stand Here Alone, Mahalara, hingga band lokal Palembang Kopral Jono.
Dua band hasil audisi lokal, D’Aterix dan Brainfreeze, turut mendapat kesempatan tampil dalam panggung besar tersebut.
Baca Juga: Jawaban PK Entertainment soal Konser BIGBANG dari Kode Kuning dan Tiga Garis Hitam
Sebelum konser dimulai, acara juga diramaikan riding bersama ratusan komunitas motor dan Vespa yang melintasi sejumlah ikon Kota Palembang.
Berita Terkait
-
Jawaban PK Entertainment soal Konser BIGBANG dari Kode Kuning dan Tiga Garis Hitam
-
Jawab Rumor Konser BIGBANG, PK Entertainment: Pengumumannya Gak Akan Lama Lagi
-
PK Entertainment Siapkan Konser ENHYPEN, BOYNEXTDOOR dan Kejutan Bintang K-Pop Besar di Indonesia
-
4 Rekomendasi Hotel Dekat GBK untuk Konser BTS ARIRANG, Bisa Jalan Kaki!
-
ARMY Bersiap! Begini Cara War Tiket Konser BTS di Stadion Utama GBK Jakarta
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik