- Makeup flashback menyebabkan kulit wajah tampak putih keabu-abuan akibat pantulan cahaya berlebih.
- Pencegahan dapat dilakukan dengan memilih bedak yang sesuai undertone kulit.
- Aplikasi bedak yang tipis dan pengaturan pencahayaan yang tepat membantu menghasilkan tampilan wajah alami di kamera.
Suara.com - Makeup flashback menjadi salah satu masalah yang sering mengganggu saat foto atau video diambil dengan flash atau pencahayaan kuat.
Hal ini ditkamui dengan kulit terlihat putih keabu-abuan atau berkilau tidak alami saat terkena flash kamera.
Penyebab utamanya adalah kandungan bahan seperti titanium dioxide atau silica yang memantulkan cahaya berlebihan.
Namun, kamu bisa mencegahnya dengan beberapa langkah sederhana dan efektif, salah satunya dengan memilih bedak yang cocok dengan undertone kulit agar mencegah flashback ketika difoto.
1. Kenali Undertone Kulitmu Terlebih Dahulu
Sebelum memilih bedak, pahami dulu undertone kulitmu. Warm (kuning/keemasan), cool (merah/ pink), atau neutral.
Cara mudah mengenalinya dengan melihat warna urat tangan di bawah cahaya alami—hijau keemasan berarti warm, biru-ungu berarti cool.
Bedak yang sesuai undertone akan menyatu sempurna dan mengurangi risiko flashback karena tidak menciptakan kontras berlebih di bawah flash.
2. Pilih Bedak yang Bebas Flashback
Baca Juga: 4 Bedak yang Diperkaya Vitamin C, Bikin Makeup Lebih Halus dan Wajah Cerah
Hindari bedak yang mengandung kadar titanium dioxide tinggi. Pilih produk berlabel “flashback-free”, “soft focus”, atau yang menggunakan mica dan pigment alami.
Bedak translucent dengan formula mineral ringan biasanya lebih ramah di kamera. Selalu tes di area rahang bawah dan foto dengan flash sebelum membeli.
3. Gunakan Primer
Primer berfungsi sebagai lapisan dasar yang menghalangi bedak langsung menyentuh kulit.
Pilih primer dengan teknologi blur atau yang sesuai undertone. Primer juga mengontrol minyak sehingga bedak tidak mengumpul di pori-pori dan memantulkan cahaya.
4. Jangan Pakai Bedak Terlalu Tebal
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan