- Data SEAsia Stats menunjukkan warga negara besar seperti India, Brasil, dan Amerika Serikat cenderung jarang bepergian ke luar negeri.
- Alasan utama fenomena ini meliputi luas wilayah, kekayaan wisata domestik, faktor ekonomi, serta kenyamanan infrastruktur di negara asal.
- Sebanyak 66% penduduk Indonesia lebih memilih berwisata di dalam negeri, menunjukkan potensi besar bagi pengembangan sektor pariwisata domestik.
7. Indonesia (66%)
Indonesia berada di peringkat ketujuh. Sekitar 66% warga Indonesia belum pernah ke luar negeri. Sebagai negara kepulauan dengan ribuan destinasi wisata seperti Bali, Labuan Bajo, hingga Raja Ampat, banyak masyarakat Indonesia yang merasa belum selesai mengeksplorasi keindahan tanah air sendiri.
8. Jepang (65%)
Meski memiliki paspor terkuat di dunia, banyak warga Jepang yang enggan ke luar negeri karena kendala bahasa dan kenyamanan fasilitas di dalam negeri.
9. Turki (63%)
Letaknya yang berada di antara dua benua memberikan keragaman wisata yang cukup bagi warga lokal.
10. Thailand (59%)
Sebagai pusat pariwisata dunia, warga Thailand sendiri banyak yang memilih menikmati destinasi lokal mereka yang eksotis.
11. Prancis (46%)
Baca Juga: Usai Libur Panjang, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.774.000/Gram
Meskipun berada di Eropa yang akses antar-negaranya mudah, hampir separuh warga Prancis lebih memilih menghabiskan waktu di negara mereka sendiri yang kaya akan seni dan sejarah.
Mengapa Hal Ini Terjadi?
Ada beberapa faktor utama yang menyebabkan tingginya angka penduduk yang tidak pernah ke luar negeri di negara-negara tersebut:
- Luas Wilayah dan Keanekaragaman Domestik: Negara seperti AS, Tiongkok, dan Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas dengan berbagai jenis wisata (pantai, gunung, kota metropolitan), sehingga warga merasa tidak perlu mencari suasana baru di luar negeri.
- Faktor Ekonomi: Biaya penerbangan internasional, pengurusan visa, dan kurs mata uang yang lemah di beberapa negara seringkali menjadi penghalang utama bagi masyarakat kelas menengah ke bawah.
- Kenyamanan dan Budaya: Di negara seperti Jepang, kenyamanan infrastruktur dan layanan di dalam negeri membuat warganya merasa lebih tenang berwisata di negara sendiri daripada harus beradaptasi dengan budaya dan bahasa asing.
- Daya Beli Paspor: Meskipun beberapa negara memiliki paspor kuat, tidak semua penduduknya memiliki kemampuan finansial atau urgensi untuk menggunakannya.
Bagi Indonesia, angka 66% menunjukkan potensi besar bagi pariwisata domestik. Dengan banyaknya penduduk yang lebih memilih (atau hanya mampu) berwisata di dalam negeri, pemerintah memiliki peluang besar untuk terus memperkuat infrastruktur pariwisata lokal agar perputaran ekonomi tetap berada di dalam negeri.
Apakah Anda termasuk dalam bagian 34% yang sudah pernah ke luar negeri, atau 66% yang masih setia mengeksplorasi keindahan Nusantara?
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Daftar Negara yang Bisa QRIS Cross-Border BRImo
-
Uji Rasa Aditya Kwetiau Jambi: 15 Tahun Eksis, Porsinya Bikin Dompet Aman Perut Kenyang!
-
Tiga Penjarah Fasilitas Masjid di Tulang Bawang Berakhir di Tangan Polisi
-
Mimpi Besar Motor Listrik Nasional Dituntut Bukan Sekadar Proyek Seremonial Belaka
-
Ulasan Anggur Kemurkaan: Kisah Tragis Keluarga Joad di Tengah Krisis Amerika
-
Tragedi Rem Blong di Jombang: Truk Seruduk Buruh Pabrik, Dua Nyawa Melayang Seketika
-
Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir
-
Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan
-
Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto
-
Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun