- Ekonom senior Chatib Basri dirumorkan menjadi kandidat pengganti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Juni 2026.
- Isu tersebut muncul akibat pelemahan nilai tukar rupiah dan dinamika ekonomi global yang sangat penuh tantangan.
- Pemerintah secara resmi membantah rencana pergantian menteri tersebut dan menyatakan Purbaya Yudhi tetap menjalankan tugasnya.
Suara.com - Nama Chatib Basri kembali menjadi sorotan publik. Ekonom senior yang pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini ramai digadang-gadangkan sebagai kandidat pengganti Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
Spekulasi ini muncul di tengah pelemahan rupiah dan dinamika ekonomi global yang penuh tantangan. Lantas, seperti apa latar belakang keluarga Chatib Basri?
Latar Belakang Keluarga: Anak dari Keluarga Intelektual Minang
Chatib Basri lahir di Jakarta pada 22 Agustus 1965. Ia merupakan anak dari pasangan Chairul Basri (ayah) dan Nurbaiti (ibu).
Ayahnya berasal dari Rao, Pasaman, Sumatera Barat, dan merupakan perantau Minangkabau.
Chairul Basri adalah kakak dari sastrawan terkenal Asrul Sani, sehingga Chatib tumbuh dalam lingkungan keluarga yang kental dengan dunia intelektual, sastra, dan seni.
Semasa kecil, Chatib lebih tertarik pada politik, sastra, dan seni daripada ekonomi. Ia bahkan sempat terlibat dalam pementasan teater di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.
Darah seni dan intelektualitas dari keluarga Minang ini membentuk pola pikirnya yang kritis dan visioner.
Meski demikian, ia kemudian menekuni bidang ekonomi dan meraih kesuksesan gemilang di dunia tersebut. Ia menikah dengan Dana Iswara dan dikaruniai tiga orang anak.
Pendidikan dan Karier Cemerlang Chatib Basri
Chatib menempuh pendidikan di Kolese Kanisius, kemudian menyelesaikan sarjana Ekonomi di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) pada 1992.
Baca Juga: Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
Ia melanjutkan studi ke Australian National University (ANU), meraih gelar Master of Economic Development (M.Ec.Dev.) pada 1996 dan Ph.D. di bidang Ekonomi beberapa tahun kemudian.
Karier profesionalnya dimulai sebagai peneliti di LPEM-FEUI dan dosen di universitas yang sama.
Ia pernah menjadi Penasihat Khusus Menteri Keuangan (2006-2010), Deputi Menteri Keuangan untuk G-20, Sherpa Indonesia untuk G-20, Wakil Ketua Komite Ekonomi Nasional, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sebelum diangkat menjadi Menteri Keuangan pada Mei 2013 hingga Oktober 2014.
Setelah itu, Chatib aktif di dunia akademik dan bisnis. Ia menjadi Visiting Scholar di Harvard Center for International Development, dosen FEUI, co-founder CRECO Research, serta menjabat komisaris dan komisaris utama di berbagai perusahaan besar seperti Bank Mandiri (sebagai Chairman), Astra International, dan XL Axiata.
Pengalamannya yang luas di bidang makroekonomi, perdagangan internasional, dan ekonomi politik menjadikannya salah satu ekonom paling dihormati di Indonesia.
Rumor Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa
Pada awal Juni 2026, jagat media sosial diramaikan kabar bahwa Purbaya Yudhi Sadewa akan mundur atau digantikan. Nama Chatib Basri langsung mencuat sebagai kandidat terkuat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Target Harga Saham BBRI Tembus 3.400, Apa Faktor Pendukungnya?
-
626 PMI Pulang Tinggal Nama, Mengapa Jalur Ilegal Masih Tinggi Peminat?
-
MLBB x Street Fighter 6 Ubah Land of Dawn Jadi Arena Fighting Ultra-Responsif!
-
Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Digelar di Riau, Berlaku Selama Agustus
-
Awalnya Skeptis, Pengalaman Naik MRT dan LRT Ternyata Jauh Lebih Nyaman dari Dugaan
-
Rupiah Tembus Rp17.800, Bank Indonesia Diprediksi Tahan BI-Rate 5,75 Persen di RDG Juli 2026
-
Cinta Menjadi Bara: Sakit Hati, Pria di Kediri Tega Hanguskan Rumah Mantan Istri
-
Vivo X300e Meluncur, Usung Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Kamera Zeiss
-
Kenapa Jadi Pepes di KRL Lebih Baik bagi Lingkungan
-
Teka-teki Meninggalnya Dokter Koas UI di Kamar Kos Metro