- Pendaftaran seleksi PPPK Sekolah Rakyat tahun 2026 dilaksanakan secara daring melalui portal resmi SSCASN BKN pada 8–14 Juni.
- Pelamar wajib memenuhi persyaratan umum serta kualifikasi khusus, termasuk memiliki sertifikat PPG dan IPK minimal 3,00.
- Calon peserta harus mengunggah dokumen asli dan menyelesaikan seluruh tahapan pendaftaran sebelum batas waktu seleksi administrasi berakhir.
Suara.com - Pendaftaran PPPK Sekolah Rakyat 2026 dilakukan secara online melalui portal SSCASN BKN. Berikut cara mendaftar PPPK Sekolah Rakyat lewat SSCASN BKN beserta dokumen yang harus disiapkan.
Untuk diketahui, proses pendaftaran seleksi berlangsung pada 8 – 14 Jun 2026, sementara itu seleksi sdministrasi dilaksanakan pada 8-16 Juni 2026.
Sebelum mendaftar, pelamar wajib memenuhi sejumlah persyaratan, mulai dari memiliki sertifikat PPG, IPK minimal 3,00, hingga telah mengikuti seluruh tahapan seleksi ASN PPPK 2024.
Bagi calon pelamar, proses pendaftaran dilakukan secara online melalui portal SSCASN BKN. Sebelum mendaftar, pelamar perlu memahami syarat yang harus dipenuhi, dokumen yang wajib diunggah, hingga tahapan pendaftaran agar tidak mengalami kendala saat proses seleksi.
Lantas, bagaimana cara mendaftar PPPK Sekolah Rakyat lewat SSCASN BKN?
Persyaratan Umum PPPK Sekolah Rakyat
Pelamar wajib memenuhi sejumlah persyaratan umum berikut:
Warga Negara Indonesia (WNI) yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Berusia paling rendah 20 tahun dan paling tinggi 45 tahun saat ditetapkan sebagai bakal calon guru.
Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan hukuman 2 tahun atau lebih.
Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, PPPK, prajurit TNI, anggota Polri, maupun pegawai swasta.
Tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, anggota TNI, atau Polri.
Tidak menjadi anggota maupun pengurus partai politik atau terlibat dalam politik praktis.
Memiliki kualifikasi pendidikan Sarjana (S1) atau Diploma IV (D-IV)/Sarjana Terapan.
Memiliki Sertifikat Pendidik melalui Program PPG Prajabatan atau PPG Calon Guru.
Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar.
Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Persyaratan Khusus PPPK Sekolah Rakyat
Selain persyaratan umum, pelamar juga harus memenuhi sejumlah persyaratan khusus berikut:
Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00.
Memiliki kemampuan bahasa Inggris aktif, baik lisan maupun tulisan.
Telah mengikuti seluruh tahapan seleksi ASN PPPK Tahun Anggaran 2024 dan terdata pada aplikasi SSCASN.
Bersih dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA).
Siap berada di lingkungan sekolah berasrama.
Baca Juga: Lowongan Kerja PPPK Guru Sekolah Rakyat Dibuka, Segini Gajinya
Cara Mendaftar PPPK Sekolah Rakyat Lewat SSCASN BKN
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal SSCASN BKN. Berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan pelamar:
1. Buat Akun SSCASN
Buka situs resmi SSCASN BKN, kemudian pilih menu pembuatan akun. Isi seluruh data identitas sesuai dokumen kependudukan yang dimiliki.
2. Login ke Akun SSCASN
Masuk menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan kata sandi yang telah didaftarkan sebelumnya.
3. Lengkapi Biodata
Isi seluruh data pribadi, riwayat pendidikan, serta informasi lain yang diminta oleh sistem.
4. Pilih Formasi
Pilih salah satu formasi PPPK Sekolah Rakyat yang tersedia. Beberapa jabatan yang dapat dipilih antara lain:
- Wali Asuh
- Wali Asrama
- Operator Sekolah
- Pengelola Keuangan
- Tenaga Administrasi
5. Pilih Wilayah Penempatan
Pelamar hanya diperbolehkan memilih satu wilayah penempatan sesuai ketentuan yang berlaku.
Berita Terkait
-
Lowongan Kerja PPPK Guru Sekolah Rakyat Dibuka, Segini Gajinya
-
Momen Kebersamaan Prabowo Bersama Siswa SRMP 17 Dari Doa Hingga Makan Siang
-
Kunjungi SRMP 17 Tabanan, Ini Pesan Presiden Prabowo
-
Prabowo Minta Anggaran Dijaga Ketat Demi Sekolah Rakyat: Negara Kaya, Tapi Harus Pandai Mengelola
-
12 Sekolah Rakyat Masuk Zona Hijau, Ditargetkan Rampung Juni 2026
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun
-
Peneliti Politik Hukum Beberkan Dugaan Anatomi Korupsi Eks Jampidsus
-
Di Hadapan Prabowo, Ijtima Ulama Sampaikan 3 Rekomendasi Strategis untuk Bangsa
-
Di Depan Prabowo, PKB Ngaku Siap Jadi Bagian Utama Wujudkan Anggaran Pro Rakyat
-
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Sepakati Penguatan Investigasi dan Pertukaran Intelijen
-
Canda Cak Imin ke PKS: Tak Apa Kalah Main Mini Soccer, Asal Jangan Jumlah Kursi
-
Ijtima Ulama PKB Soroti Masa Depan PBNU, Minta Muktamar Jombang Bersih dari Praktik Transaksional
-
Sepatu Mirip Samba Cuma Rp190 Ribuan? Review Sepatu Lokal Corolla yang Laris Manis di Shopee