- Badan Pusat Statistik menyelenggarakan Sensus Ekonomi 2026 untuk mendata seluruh kegiatan usaha nonpertanian.
- Kegiatan ini bertujuan menyediakan data komprehensif terkait struktur, karakteristik, serta perkembangan ekonomi digital.
- Pendataan dilakukan mulai Mei, serta kunjungan lapangan selama Juni sampai Agustus 2026.
Suara.com - Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) adalah program pendataan lengkap seluruh kegiatan ekonomi nasional yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Mengutip situs BPS, Sensus Ekonomi bertujuan menyediakan data dasar yang akurat dan komprehensif mengenai struktur ekonomi Indonesia di luar sektor pertanian.
Data ini menjadi fondasi utama perencanaan pembangunan, penyusunan kebijakan ekonomi, evaluasi program pemerintah, serta referensi bagi pelaku usaha dan peneliti.
Sensus Ekonomi juga bertujuan merekam perkembangan ekonomi digital, karakteristik usaha, hingga aspek lingkungan ekonomi. Hasil sensus akan digunakan oleh pemerintah pusat dan daerah, masyarakat luas, serta sektor swasta.
Sasaran Utama Sensus Ekonomi 2026
Mengutip BPS, sasaran utama Sensus Ekonomi 2026, yaitu semua pelaku usaha nonpertanian di Indonesia, baik skala mikro, kecil, menengah (UMKM), maupun usaha besar, baik formal maupun informal.
Pemilik usaha online, usaha rumahan, dan pertokoan, hingga persusahaan besar akan didata dalam Sensus Ekonomi 2026 ini.
Contoh usaha yang didata meliputi perdagangan besar dan eceran, industri pengolahan, konstruksi, transportasi dan pergudangan, akomodasi serta makanan-minuman, informasi dan komunikasi, jasa keuangan, real estate, pendidikan, kesehatan, serta berbagai jasa lainnya.
Sektor yang dikecualikan adalah lapangan usaha pertanian (sudah dicakup Sensus Pertanian).
Baca Juga: Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pendataan mencakup detail seperti karakteristik usaha, skala operasi, legalitas, tenaga kerja, omset, hingga pemanfaatan teknologi digital. BPS menjamin kerahasiaan data individu atau perusahaan sesuai ketentuan statistik.
Berikut cakupan sektor yang didata di Sensus Ekonomi 2026:
Kategori A: Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
Kategori B: Pertambangan dan Penggalian
Kategori C: Industri
Kategori D: Penyediaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin
Kategori E: Pengadaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan Limbah, dan Remediasi
Kategori F: Konstruksi
Kategori G: Perdagangan Besar dan Eceran
Kategori H: Transportasi dan Penyimpanan
Kategori I: Aktivitas Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum
Kategori J: Aktivitas Penerbitan, Penyiaran, serta Produksi dan Distribusi Konten
Kategori K: Aktivitas Telekomunikasi, Pemrograman Komputer, Konsultansi, Infrastuktur Komputasi, dan Jasa Informasi Lainnya
Kategori L: Aktivitas Keuangan dan Asuransi
Kategori M: Aktivitas Real Estate
Kategori N: Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis
Kategori O: Aktivitas Administratif dan Penunjang Usaha
Kategori Q: Pendidikan
Kategori R: Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial
Kategori S: Kesenian, Olahraga, dan Rekreasi
Kategori T: Aktivitas Jasa Lainnya
Kategori V: Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya
Timeline Sensus Ekonomi
Timeline Sensus Ekonomi
1 Mei-31 Juli: Pengisian Kuesioner SE2026
Pemilik usaha/perusahaan besar dan menengah akan mendapatkan WhatsApp/email untuk mengisi kuesioner secara online.
15 Juni-31 Agustus 2026: Pendataan door to door
Petugas SE2026 akan melakukan pendataan secara door to door bagi pemilik usaha yang belum melakukan pengisian online.
Periode ini juga dilakukan pendataan kepada setiap keluarga untuk mendapatkan data usaha yang berada di rumah tangga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Beralih ke Mobil Listrik? Ini Panduan Cara Merawatnya agar Tetap Optimal dan Awet
-
Tramadol Masih Mudah Dibeli, Pembatasan Resep Dokter Mendesak, Jalur Ilegal Harus Distop
-
Singapura Siapkan Cara Khusus Matikan Mitchell Baker, John Herdman Harus Putar Otak
-
Keistimewaan Eks Jampidsus Febrie: Dari Tak Pakai Rompi Tahanan hingga Masih Digaji Negara
-
Manga The Prince of Tennis Tamat, Bab ke-477 Tutup Perjalanan 27 Tahun
-
WhatsApp Rilis Fitur '@semua' dan Polling Pintar, Solusi Akhir Drama Chat Grup yang Berisik!
-
Begini Arah Bisnis PT Pos Setelah Terbukti Poles Laporan Keuangan
-
Keluarga Widi Menanti Nyali Oknum Polisi Beji Penjemput Maut untuk Meminta Maaf Langsung
-
Indosat Ubah Cara Gamer Menikmati Dunia Digital, 5G Jadi Mesin Utama HoYo FEST 2026
-
Kalau Nanti Di-bully Lagi Bagaimana? Tidak Akan Ada Mau Berteman dengan Saya