- Teknik layering parfum sebagai cara menciptakan wangi personal yang unik, tahan lama, dan tidak pasaran.
- Semprotkan aroma pekat terlebih dahulu di titik nadi agar wangi menyatu optimal dengan suhu tubuh.
- Batasi maksimal 2-3 jenis aroma dan gunakan pelembap kulit agar hasil lebih maksimal serta tahan lama.
Suara.com - Teknik layering parfum atau mencampur beberapa aroma sekaligus kini menjadi tren populer untuk menciptakan wangi yang unik dan personal.
Menumpuk dua atau tiga parfum berbeda tidak hanya membuat tubuh semakin wangi, tetapi juga memastikan aroma tersebut tidak pasaran dan bertahan lebih lama sepanjang hari.
Namun, mencampur wewangian tidak bisa dilakukan sembarangan agar hasilnya tidak berlebihan atau justru memicu pusing.
Berikut tips penting dalam melakukan layering parfum beserta jenis aroma yang paling cocok untuk dipadukan.
1. Mulai dari Aroma yang Paling Pekat
Selalu semprotkan parfum dengan aroma yang paling kuat, pekat, dan berat terlebih dahulu sebagai base note atau dasar.
Setelah beberapa detik, timpa dengan aroma yang lebih ringan atau segar. Jika membalik urutannya, aroma yang ringan akan langsung tenggelam dan tertutup oleh aroma yang kuat.
2. Semprotkan di Area Titik Nadi
Untuk hasil yang maksimal, aplikasikan parfum di area-area titik nadi seperti pergelangan tangan, leher, belakang telinga, dan bagian dalam siku.
Baca Juga: Parfum Aroma Spicy Seperti Apa? Ini Pilihan Scent Terbaik saat Cuaca Dingin
Hangatnya suhu tubuh di area ini akan membantu mengekspos molekul parfum secara bertahap, sehingga perpaduan aroma yang Anda racik dapat menyatu dengan aroma alami kulit secara sempurna.
3. Batasi Kombinasi Maksimal 2–3 Aroma
Bagi pemula, batasi eksperimen dengan mencampur dua hingga tiga aroma saja.
Mengombinasikan terlalu banyak parfum dalam satu waktu berisiko merusak karakter asli masing-masing wewangian dan menyebabkan aromanya jadi terlalu menyengat.
4. Padukan Aroma Searah atau Berlawanan
Ada dua rumus mudah dalam memadukan aroma: searah (linear) atau kontras.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai