- Praktik feng shui menyarankan agar cermin tidak dipasang tepat menghadap pintu utama untuk menjaga aliran energi positif.
- Posisi ideal cermin menurut feng shui adalah di dinding sisi samping atau tegak lurus dengan pintu masuk.
- Penempatan cermin di dalam rumah bertujuan mengoptimalkan fungsi dekoratif serta menyeimbangkan aliran energi menurut filosofi feng shui.
Menurut Benko, cermin dapat menjadi simbol untuk memperluas berbagai peluang dalam hidup apabila ditempatkan secara tepat dan penuh kesadaran.
Meski demikian, perlu dipahami bahwa pandangan tersebut merupakan bagian dari kepercayaan dan filosofi feng shui, sehingga tidak didasarkan pada pembuktian ilmiah.
Di Mana Tempat Terbaik Menaruh Cermin?
Selain menghindari posisi yang langsung berhadapan dengan pintu utama, feng shui juga memberikan sejumlah panduan mengenai lokasi pemasangan cermin di setiap ruangan agar fungsi dekoratif dan keseimbangan energi dapat berjalan beriringan.
1. Letakkan di Area Foyer atau Lorong Rumah
Area masuk merupakan salah satu lokasi yang paling sering dipilih untuk memasang cermin.
Selain membantu penghuni memeriksa penampilan sebelum keluar rumah, cermin juga mampu memantulkan cahaya sehingga area foyer atau lorong yang sempit terasa lebih terang dan lapang.
Agar tetap sesuai dengan prinsip feng shui, posisikan cermin di sisi kiri atau kanan pintu utama, bukan tepat menghadapnya. Dengan begitu, ruangan tetap terasa terbuka tanpa dianggap memantulkan energi yang baru masuk.
2. Ruang Tamu Menjadi Salah Satu Lokasi Ideal
Ruang tamu termasuk area yang dinilai paling aman untuk memasang cermin.
Baca Juga: Ciri-Ciri Rumah Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui, Konon Bikin Hoki Mengalir
Pantulan cahaya alami dari jendela dapat membuat ruangan tampak lebih hidup sekaligus menciptakan kesan luas, terutama pada rumah dengan ukuran terbatas.
Jika memungkinkan, arahkan cermin agar memantulkan pemandangan taman, tanaman hijau, karya seni, atau dekorasi yang indah. Sebaliknya, hindari posisi yang justru memantulkan tumpukan barang atau sudut ruangan yang berantakan karena dapat memperkuat kesan semrawut.
3. Ruang Makan Melambangkan Kelimpahan
Dalam feng shui, ruang makan identik dengan simbol kemakmuran dan kebersamaan keluarga.
Karena itu, cermin yang memantulkan meja makan sering dianggap sebagai perlambang rezeki dan kelimpahan yang terus bertambah.
Agar makna simbolis tersebut tetap terjaga, pastikan meja makan berada dalam kondisi rapi dan bersih ketika dipantulkan oleh cermin.
Bentuk cermin bulat atau oval juga lebih sering dipilih karena dianggap menghadirkan aliran energi yang lebih lembut dibandingkan bentuk dengan banyak sudut tajam.
4. Hindari Cermin Menghadap Tempat Tidur
Kamar tidur merupakan ruang untuk beristirahat sehingga suasana tenang menjadi prioritas.
Pendiri Simple Shui, Amanda Gibby Peters, menyarankan agar cermin tidak ditempatkan tepat menghadap tempat tidur karena dipercaya dapat memicu rasa gelisah dan mengganggu kualitas istirahat.
Ia bahkan menyarankan cara sederhana untuk mengetahui apakah posisi cermin berpengaruh terhadap kenyamanan tidur.
"Tutup cermin kamar tidur selama beberapa malam dan perhatikan apakah tidur Anda membaik. Jika Anda tidur nyenyak dengan cermin tertutup, pertimbangkan untuk menggantinya atau memindahkannya ke dinding yang tidak menghadap tempat tidur Anda."
Apabila tetap membutuhkan cermin di kamar, Anda bisa menempatkannya di sisi lemari atau lokasi yang tidak memantulkan ranjang secara langsung.
5. Sebaiknya Tidak Menghadap Kompor
Dapur juga termasuk ruangan yang mendapat perhatian dalam feng shui.
Laura Benko menyarankan agar cermin tidak dipasang menghadap kompor karena pantulan api dipercaya dapat memperkuat unsur api secara berlebihan.
Dalam filosofi feng shui, kondisi tersebut dikaitkan dengan meningkatnya ketegangan atau konflik di dalam rumah.
Karena itu, jika ingin menggunakan cermin sebagai elemen dekorasi dapur, pilih lokasi yang tidak memperlihatkan area memasak.
6. Gunakan Cermin di Kamar Mandi Secukupnya
Cermin di kamar mandi pada dasarnya tetap diperbolehkan karena memiliki fungsi praktis untuk aktivitas sehari-hari.
Posisi yang paling umum adalah di atas wastafel sehingga tetap nyaman digunakan.
Sebaliknya, feng shui menyarankan untuk menghindari cermin yang langsung memantulkan toilet karena dipercaya dapat mengurangi energi positif di dalam rumah.
Penggunaan bingkai berbahan kayu juga kerap direkomendasikan sebagai cara menghadirkan keseimbangan unsur menurut konsep feng shui.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Gara-gara Tuduhan Curi Sawit, Nyawa Satpam Way Kanan Melayang di Tangan Tetangga
-
Apa Arti Weton Tibo Loro dalam Rezeki dan Jodoh?
-
Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les
-
Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi
-
Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro
-
Bukan Honor Nyanyi! Bebizie Terima Aliran Uang Tambang Terkait Kasus Rita Widyasari
-
Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya
-
Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi