- Studi 18 Juni di PLOS Digital Health menganalisis 971 video TikTok terkait penggunaan sunscreen di internet.
- Informasi menyesatkan tentang sunscreen di TikTok meraih keterlibatan lebih tinggi dibandingkan konten edukasi kesehatan yang akurat.
- Dampak penyebaran mitos tersebut berisiko membuat masyarakat enggan menggunakan sunscreen sehingga meningkatkan ancaman kanker kulit berbahaya.
Jika tabir surya hanya dianggap sebagai produk anti-penuaan, orang mungkin menganggapnya tidak relevan bagi mereka.
Memahami bahwa sunscreen juga membantu melindungi dari kerusakan UV jangka panjang dan mengurangi risiko kanker kulit memberi orang alasan yang jauh lebih kuat untuk menjadikannya bagian dari rutinitas harian mereka.
Apa yang Anda harapkan lebih banyak orang ketahui tentang keselamatan dari sinar matahari?
Banwell menjelaskan bahwa kebiasaan yang kita kembangkan saat masih muda seringkali tetap bersama kita hingga dewasa. Kita juga tahu bahwa kerusakan akibat sinar matahari menumpuk seiring waktu, dan sengatan matahari di masa kanak-kanak dapat meningkatkan risiko kanker kulit di kemudian hari.
Semakin dini kita dapat mendidik anak-anak dan remaja tentang keselamatan dari sinar matahari, semakin baik. Idealnya, memakai tabir surya harus menjadi rutinitas seperti menyikat gigi.
Kabar terbaru ini mengingatkan kita bahwa para profesional kesehatan, merek, dan kreator semuanya memiliki peran penting dalam membuat informasi yang akurat mudah diakses dan menarik.
Sunscreen bukan tentang menghindari aktivitas di luar ruangan atau hidup dalam ketakutan terhadap matahari. Ini tentang menikmati matahari dengan bijak sambil melindungi kulit Anda untuk jangka panjang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Anak Kris Dayanti Terpilih Jadi Paskibra, Netizen Malah Umbar Komentar Jahat Soal Ordal
-
Hanya Melempar Senyum, Wakil Rektor Unsoed Terpantau Jalani Pemeriksaan KPK di Mapolresta Banyumas
-
Karhutla di Pelalawan Capai 300 Hektare, Indragiri Hulu Lebih Luas
-
Tips Masak Nasi Pakai Rice Cooker agar Hasilnya Pulen, Segini Takaran Airnya!
-
Guru Besar UGM Sebut HUT RI Mewah Tapi Keropos: Kemerdekaan Versi Negara Cuma Pesta Pora
-
Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT
-
Kembang Goeyang Sarinah Resmi Dibuka, Jajanan Pasar Jadi Andalan
-
Alasan Logis Bernardo Tavares Ogah Buru-buru Rekrut Pemain Asing untuk Persebaya
-
Bantah Mahasiswi Unpad Enggan Kuliah Karena Dirinya, Ini Kata Dedi Mulyadi
-
Keberanian Gen Z Mendobrak Tradisi: Mewarisi Tak Harus Mengikuti