- Retakan rambut pada dinding rumah sering terjadi akibat cuaca ekstrem atau kualitas acian semen yang kurang sempurna.
- Pemilik hunian dapat mengatasi kerusakan dinding dengan menggunakan produk perbaikan praktis tanpa harus membongkar struktur semen.
- Terdapat empat jenis produk perbaikan yang disesuaikan berdasarkan tingkat kedalaman serta lokasi retakan pada permukaan dinding rumah.
Untuk celah retakan yang sedikit lebih dalam, dempul berbasis akrilik atau plamir instan sangat disarankan karena teksturnya yang lebih padat.
Material ini mampu mengisi rongga retakan dengan sempurna tanpa mengalami penyusutan yang signifikan setelah mengering.
Keunggulan plamir akrilik adalah sifatnya yang fleksibel, sehingga tidak mudah pecah saat struktur bangunan mengalami sedikit pergeseran.
4. Sealant Silikon Fleksibel untuk Retakan Sudut Dinding
Retakan yang sering muncul di sudut pertemuan antar-dinding atau dekat kusen jendela sebaiknya ditutup menggunakan sealant silikon.
Karakteristik sealant yang sangat elastis mampu mengakomodasi pergerakan dinamis pada struktur rumah Anda.
Pastikan Anda memilih jenis sealant yang paintable atau bisa dicat ulang agar warnanya dapat diselaraskan dengan warna dinding sekitar.
Berita Terkait
-
Sumur Bor Kedalaman 20 Meter Pakai Pompa Air Apa? Segini Biaya yang Perlu Kamu Siapkan
-
Apakah Pompa Air Boleh Menyala Terus? Pahami Cara Mainnya Agar Tetap Awet
-
6 Cara Mencegah Bunga Es Muncul di Kulkas agar Mesin Tidak Cepat Rusak
-
5 Kulkas Tanpa Bunga Es Harga Rp3 Jutaan, Hemat Listrik dan Anti Bau
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik