Lifestyle / Komunitas
Minggu, 05 Juli 2026 | 11:50 WIB
Dari Running ke Gym Tanpa Ganti Alas Kaki, Kenalan dengan Ortuseight Hyperfit [Istimewa]
Baca 10 detik
  • PT Vita Nova Atletik melalui brand Ortuseight meluncurkan sepatu hybrid Hyperfit untuk mendukung berbagai aktivitas olahraga secara praktis.
  • Sepatu ini didesain dengan midsole, outsole, dan material upper khusus guna menjaga stabilitas saat latihan lari serta beban.
  • Produk inovatif seharga Rp2.199.000 ini dijadwalkan mulai dipasarkan secara luas pada kuartal ketiga tahun 2026 mendatang.

Suara.com - Gaya hidup aktif kini tak lagi terbatas pada satu jenis olahraga. Banyak orang memadukan sesi lari pagi dengan latihan kekuatan di gym atau functional training dalam satu hari.

Melihat tren tersebut, PT Vita Nova Atletik melalui brand olahraga lokal Ortuseight menghadirkan inovasi terbaru lewat Hyperfit, sepatu hybrid yang dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas olahraga tanpa perlu berganti alas kaki.

Berbeda dari sepatu lari konvensional, Hyperfit dikembangkan agar tetap responsif saat digunakan berlari, sekaligus stabil ketika dipakai melakukan berbagai gerakan latihan seperti squat, lunges, burpees, hingga latihan beban. Hasilnya adalah satu pasang sepatu yang mampu mengikuti ritme gaya hidup aktif masyarakat modern.

Menurut Product Development Manager PT Vita Nova Atletik, Teguh Sarwoko, pengembangan Hyperfit difokuskan pada penyesuaian desain midsole dan outsole agar mampu memberikan pijakan yang lebih solid.

"Desain pada midsole dan outsole kita adjust secara khusus, jadi hasil akhirnya ketika dipakai ayunannya tidak terasa terlalu agresif, otomatis pijakan jadi jauh lebih solid dan terkontrol, terutama saat transisi antara running dan functional training," jelas Teguh dalam pernyataan resminya.

Dari Running ke Gym Tanpa Ganti Alas Kaki, Kenalan dengan Ortuseight Hyperfit [Istimewa]

Tak hanya bagian bawah, struktur upper juga mendapat perhatian khusus. Product Development Manager Ortuseight, Octrisany D. Putra, mengatakan material yang digunakan dibuat lebih firm dan tidak terlalu elastis sehingga mampu menjaga posisi kaki tetap stabil saat bergerak ke berbagai arah.

"Di area upper, fokus pengembangannya adalah menciptakan struktur yang lebih firm dengan material yang tidak terlalu elastis, jadi buat menjaga lockdown-fit, itu yang penting dan krusial untuk movement olahraga hybrid," ujarnya.

Pengembangan Hyperfit turut melibatkan tim riset multidisiplin, termasuk Mike Trees yang membawa pendekatan sports science berdasarkan pengalamannya sebagai atlet, pelari, praktisi gym training, dan pelatih selama hampir 50 tahun. Menurutnya, kualitas Hyperfit mampu bersaing dengan sepatu performa kelas dunia.

"Kualitas seri ini selevel dengan world-class performance footwear global lainnya, jadi pantas disebut gear kelas elite," kata Mike.

Baca Juga: Bakat Emas yang Terancam Layu: Refleksi Nasib Atlet Indonesia di Cabang Olahraga Ice Skating

Selain mengutamakan performa, Hyperfit juga tampil modern lewat warna ELECTRICITY yang memadukan hijau neon kekuningan dengan desain futuristis, membuatnya mudah dipadukan dengan outfit olahraga maupun athleisure. Cocok dikenakan saat lari pagi, latihan di gym, hingga sekadar melengkapi gaya kasual sehari-hari.

Ortuseight Hyperfit akan tersedia mulai kuartal ketiga 2026 dalam ukuran 37–46 dengan harga retail resmi Rp2.199.000.

Dengan menggabungkan teknologi, kenyamanan, dan desain yang stylish, Hyperfit menjadi pilihan bagi mereka yang ingin tetap aktif tanpa harus mengorbankan penampilan.

Load More