Lifestyle / Female
Senin, 20 Juli 2026 | 15:28 WIB
Ilustrasi retinol dan niacinamide. (Pexels)
Baca 10 detik
  • Retinol dan niacinamide merupakan kandungan skincare populer yang membantu mengatasi tanda penuaan dan warna kulit tidak merata.
  • Banyak orang ragu me-layer kedua serum karena khawatir memicu iritasi atau mengurangi efektivitasnya.
  • Berikut panduan dokter mengenai apakah retinol dan niacinamide boleh digunakan bersamaan serta cara melayernya dengan aman agar manfaatnya optimal.

Namun, karena sifatnya yang cukup kuat, retinol sebaiknya tidak dipakai bersamaan dengan beberapa kandungan skincare lain dalam satu rutinitas agar tidak memicu iritasi atau mengurangi efektivitasnya.

Merangkum Good Housekeeping dan Verywell Health, berikut beberapa kandungan yang sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan retinol:

1. AHA (Alpha Hydroxy Acid)

AHA, seperti glycolic acid dan lactic acid, bekerja mengangkat sel kulit mati melalui eksfoliasi kimia. Jika digunakan bersamaan dengan retinol pada waktu yang sama, kombinasi ini dapat meningkatkan risiko kulit menjadi kering, kemerahan, mengelupas, dan iritasi karena keduanya sama-sama mempercepat regenerasi kulit. Sebaiknya gunakan AHA dan retinol pada malam yang berbeda atau secara bergantian.

2. BHA (Beta Hydroxy Acid)

BHA, seperti salicylic acid, juga termasuk eksfoliator yang dapat membuat kulit lebih sensitif bila dipadukan dengan retinol dalam satu waktu.

Bagi pemilik kulit sensitif, penggunaan bersamaan berisiko menyebabkan over-exfoliation, sehingga lebih aman dipakai pada hari atau waktu yang berbeda.

3. Benzoyl Peroxide

Benzoyl peroxide merupakan bahan aktif untuk mengatasi jerawat, tetapi penggunaannya bersamaan dengan retinol tidak dianjurkan.

Baca Juga: Moisturizer dan Pelembap Apakah Sama? Ini Penjelasan Dokter agar Tak Salah Paham

Selain berpotensi membuat kulit sangat kering dan iritasi, benzoyl peroxide juga dapat mengurangi efektivitas retinol karena dapat mengoksidasinya.

Jika keduanya diperlukan, gunakan benzoyl peroxide pada pagi hari dan retinol pada malam hari atau sesuai anjuran dokter kulit.

4. Vitamin C (terutama L-ascorbic acid)

Vitamin C dan retinol sama-sama merupakan bahan aktif yang kuat. Banyak ahli menyarankan untuk tidak melayer keduanya dalam satu rutinitas, terutama bagi pemula atau pemilik kulit sensitif, karena dapat meningkatkan risiko iritasi.

Cara yang lebih aman adalah menggunakan vitamin C pada pagi hari sebagai antioksidan, sedangkan retinol digunakan pada malam hari.

5. Produk eksfoliasi lain (scrub atau peeling)

Selain AHA dan BHA, hindari menggunakan scrub wajah atau peeling eksfoliasi bersamaan dengan retinol. Kombinasi terlalu banyak bahan yang mengangkat sel kulit mati dapat merusak skin barrier, membuat kulit terasa perih, mengelupas, dan lebih sensitif terhadap sinar matahari.

6. Retinoid lain

Hindari menggunakan dua produk yang sama-sama mengandung retinoid, seperti retinol, retinal, tretinoin, atau adapalene, dalam satu rutinitas kecuali atas anjuran dokter.

Penggunaan bersamaan tidak selalu meningkatkan hasil, tetapi justru dapat memperbesar risiko iritasi, kulit kering, dan kemerahan.

Load More