- Jam tangan quartz mengandalkan baterai untuk akurasi tinggi dan kepraktisan.
- Jam tangan automatic menggunakan mesin mekanis yang digerakkan oleh gerakan tangan.
- Kedua jenis jam tangan memiliki perbedaan mekanisme, kebutuhan perawatan, serta nilai seni yang memengaruhi harga jual di pasaran.
Salah satu cara paling mudah membedakan keduanya adalah dengan mengamati pergerakan jarum detik pada dial.
Pada tipe quartz, jarum detik bergerak patah-patah atau berdetak (ticking) setiap satu detik sekali.
Pada tipe automatic, jarum detik bergerak sangat halus dan mengalir tanpa terputus (sweeping motion).
Pergerakan yang mulus ini memberikan kesan estetis serta kemewahan tersendiri bagi para pencinta horologi.
4. Perawatan dan Ketahanan
Jam tangan quartz membutuhkan perawatan yang relatif sederhana dan praktis untuk penggunaan harian.
Anda hanya perlu mengganti baterai setiap dua hingga tiga tahun sekali ketika dayanya mulai habis.
Di sisi lain, mekanisme automatic memerlukan servis berkala atau overhaul setiap tiga hingga lima tahun.
Jika tidak dipakai dalam waktu lama, mesinnya akan berhenti sehingga perlu disetel ulang secara manual.
Baca Juga: 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
5. Nilai Seni dan Harga
Dari segi pembuatan, tipe quartz diproduksi secara massal dengan teknologi modern sehingga harganya cenderung lebih terjangkau.
Fokus utamanya terletak pada efisiensi, kepraktisan, serta fungsionalitas harian.
Sementara itu, automatic dinilai memiliki nilai seni dan pengerjaan mekanis yang sangat rumit.
Tidak heran jika penunjuk waktu jenis ini sering dijadikan investasi atau barang koleksi bernilai tinggi.
Cara Memilih Jam Tangan yang Sesuai Gaya Hidup
Bila Anda menyukai kepraktisan, akurasi tinggi, dan siap pakai kapan saja, varian quartz merupakan pilihan yang sangat tepat. Karakter ini sangat cocok untuk menunjang efisiensi mobilitas pekerjaan yang padat.
Namun, jika Anda mengagumi keindahan mekanis dan ingin mengoleksi barang bernilai seni tinggi, tipe automatic adalah jawabannya. Penyesuaian dengan kebutuhan harian akan memastikan investasi jam tangan Anda terasa makin maksimal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Lombok Barat Bungkam Soal 3 Perkara yang Menjeratnya
-
4 Hydrating Sheet Mask Ampuh Berikan Hidrasi Ekstra untuk Skin Barrier Kuat
-
Keluh Kesah PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI di Balai Kota: Janji Setara ASN, Realita Jauh dari Kata
-
Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur
-
Ironi Makan Bergizi Gratis: Mengapa Daerah 3T Masih Dianaktirikan?
-
Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi
-
Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z
-
Rakyat Jepang Setuju Perempuan Jadi Kaisar, Tapi Kenapa Itu Tidak Mungkin Terjadi?
-
Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!
-
Menteri PPPA Prihatin, Hanya 20 Persen Anak yang Nyaman Curhat kepada Orang Tua