- Jam tangan quartz mengandalkan baterai untuk akurasi tinggi dan kepraktisan.
- Jam tangan automatic menggunakan mesin mekanis yang digerakkan oleh gerakan tangan.
- Kedua jenis jam tangan memiliki perbedaan mekanisme, kebutuhan perawatan, serta nilai seni yang memengaruhi harga jual di pasaran.
Suara.com - Jam tangan bukan lagi sekadar penunjuk waktu, melainkan bagian dari gaya hidup dan pelengkap penampilan sehari-apa bagi pria maupun wanita.
Di pasaran, ada dua jenis jam tangan yang populer yakni "Quartz" dan "Automatic".
Meskipun tampak serupa dari luar, kedua sistem penggerak atau movement ini memiliki mekanisme kerja, tingkat akurasi, serta karakter pengguna yang sangat berbeda.
Memahami karakteristik masing-masing akan membantu Anda menemukan penunjuk waktu yang paling sesuai dengan kebutuhan harian.
1. Sumber Energi Utama
Jam tangan quartz mengandalkan daya baterai sebagai sumber energi utama untuk menggerakkan jarum jam secara konsisten.
Baterai ini menyalurkan listrik ke kristal kuarsa kecil sehingga menghasilkan getaran yang stabil.
Sebaliknya, jam tangan automatic murni menggunakan energi mekanis tanpa bantuan baterai sama sekali.
Energi ini dihasilkan dari rotor yang berputar mengikuti gerakan alami pergelangan tangan pemakainya.
Baca Juga: 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
2. Tingkat Akurasi Waktu
Sistem quartz dikenal memiliki tingkat akurasi yang sangat tinggi dan stabil dalam jangka panjang.
Penyimpangan waktunya sangat minim, biasanya hanya berkisar beberapa detik saja dalam kurun waktu satu bulan.
Sementara itu, tipe automatic memiliki toleransi deviasi waktu yang sedikit lebih besar setiap harinya.
Hal ini wajar terjadi karena kinerjanya dipengaruhi oleh gravitasi, suhu, serta intensitas gerakan tangan pengguna.
3. Pergerakan Jarum Detik
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL