- Facial boleh dilakukan jika kondisi jerawat tergolong ringan sebatas komedo.
- Ekstraksi pada jerawat meradang berisiko menyebarkan bakteri dan memicu bopeng kulit.
- Pilih jenis acne facial atau chemical peeling lembut yang didampingi dokter.
Suara.com - Banyak orang menganggap facial adalah solusi instan untuk membersihkan wajah dari jerawat.
Namun, ada pula kekhawatiran bahwa tindakan ini justru bisa memperparah peradangan. Lantas, apakah boleh facial saat ada jerawat?
Jawabannya adalah: Boleh, namun tergantung pada jenis jerawat dan jenis facial yang dilakukan.
Agar tidak salah langkah, simak panduan lengkap mengenai kapan Anda boleh melakukan facial dan kapan sebaiknya menghindarinya.
Kapan Facial "Boleh" Dilakukan?
Berdasarkan penjelasan medis, tindakan facial saat kulit berjerawat sebenarnya diperbolehkan, namun sangat bergantung pada tingkat keparahan dan jenis jerawat yang dialami.
Pemilik kulit dengan jerawat ringan seperti komedo hitam dan putih yang menumpuk justru sangat disarankan melakukan pembersihan mendalam.
Dalam kondisi ini, ahli kecantikan (estetisi) atau dokter akan melakukan teknik ekstraksi untuk mengeluarkan sumbatan tersebut secara higienis.
Melakukan ekstraksi di klinik jauh lebih aman daripada memencet jerawat sendiri di rumah, karena risiko infeksi dan bekas luka (bopeng) jauh lebih kecil.
Kapan Facial "Harus Dihindari"?
Anda sebaiknya menunda atau menghindari facial yang melibatkan ekstraksi jika memiliki jenis jerawat berikut:
Baca Juga: 9 Rekomendasi Facial Wash untuk Mencerahkan Wajah yang Sudah BPOM
Jerawat Kistik (Jerawat Batu): Jerawat ini berada jauh di dalam lapisan kulit, terasa keras, dan nyeri. Memaksakan ekstraksi pada jerawat batu hanya akan menyebabkan luka dalam dan bekas permanen.
Jerawat Meradang (Pustula & Papula): Jika jerawat tampak sangat merah, bengkak, dan berisi nanah, tindakan manual seperti pencet/ekstraksi dapat menyebabkan bakteri menyebar ke area kulit lainnya.
Kulit yang Sedang Iritasi: Jika kulit Anda sedang mengelupas, sangat sensitif, atau mengalami sunburn, facial justru akan merusak skin barrier.
Risiko Melakukan Ekstraksi pada Jerawat Meradang
Memaksa mengeluarkan isi jerawat yang sedang memerah dan bengkak dapat merusak lapisan jaringan epidermis kulit.
Kondisi luka terbuka akibat ekstraksi salah berisiko melahirkan infeksi sekunder yang berujung pada munculnya bopeng permanen.
Penggunaan metode scrub atau eksfoliasi fisik yang terlalu kasar saat proses facial juga sangat berbahaya bagi kulit sensitif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kenapa Pindah ke Transportasi Umum Itu Investasi Buat Bumi?
-
Cara JHL Auto Jaga Loyalitas Konsumen BAIC Melalui Wadah Komunitas Eksklusif
-
Golkar Pertanyakan Efektivitas Kabinet Bayangan, Sarmuji: Siapa yang Menindaklanjuti?
-
Langka di Dunia, Ibu Ini Lahirkan Bayi Kembar Empat Identik Berjenis Kelamin Perempuan
-
Membaca Ways to Live Forever: Bagaimana Anak Kecil Melihat Sebuah Kematian?
-
KPK Bongkar Dugaan Suap Bupati Lombok Barat, Ada Alphard Rp 1,2 Miliar dan Sepatu Hermes
-
Pantesan Nelayan RI Nggak Makmur, Ikannya Banyak Dicuri
-
Bolehkah Facial saat Ada Jerawat? Ketahui Kondisi yang Perlu Dihindari
-
Pemerintah Akan Rampungkan 1.369 Kampung Nelayan Merah Putih Tahun Ini, Yang Jadi Baru 65
-
Harga Sawit Riau Menguat Kembali, Mitra Swadaya Tembus Rp3.846 per Kg