- Hertha Christabelle Hambalie menyatakan pembelajaran berbasis STEM meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kepercayaan diri anak.
- MR.D.I.Y. Indonesia menggelar roadshow STEM Kit pada Juli 2026 untuk menjangkau ribuan anak di berbagai kota.
- Program edukasi interaktif tersebut bertujuan memperluas akses belajar langsung guna menumbuhkan minat inovasi generasi masa depan.
Suara.com - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, kemampuan akademik saja dinilai tidak lagi cukup untuk membekali anak menghadapi masa depan. Anak juga perlu dibiasakan berpikir kritis, kreatif, mampu memecahkan masalah, dan berani bereksperimen.
Salah satu pendekatan yang dinilai efektif untuk mengembangkan keterampilan tersebut adalah pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).
Momentum Hari Anak Nasional menjadi pengingat pentingnya memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar melalui pengalaman langsung, bukan hanya menghafal teori di dalam kelas.
Melalui aktivitas yang interaktif dan menyenangkan, anak dapat mengeksplorasi berbagai konsep sains sekaligus melatih rasa ingin tahu serta kemampuan berpikir logis.
Psikolog Klinis sekaligus Play Therapist, Hertha Christabelle Hambalie, M.Psi., Psikolog, mengatakan bermain merupakan cara alami anak memahami dunia.
Karena itu, aktivitas belajar yang dikemas dalam bentuk permainan berbasis STEM dapat memberikan stimulasi yang kaya bagi perkembangan mereka.
"Bermain adalah cara anak memahami dunia. Aktivitas belajar sambil bermain melalui praktik STEM memberikan stimulasi yang kaya untuk membangun konsistensi, sikap pantang menyerah, dan kepercayaan diri anak. Nilai yang dihadirkan tidak hanya sebatas aktivitas edukatif, tetapi juga menjadi pengalaman yang dapat dibagikan bersama keluarga sehingga anak dapat belajar dengan menyenangkan dan tumbuh mencintai proses belajar," ujar Hertha.
Menurutnya, kegiatan STEM tidak hanya melatih kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah, tetapi juga membantu anak mengembangkan kreativitas, ketelitian, hingga kemampuan bekerja sama.
Saat anak berhasil menyelesaikan sebuah tantangan atau menciptakan sesuatu melalui usahanya sendiri, mereka juga belajar membangun rasa percaya diri.
Baca Juga: BRI Peduli Peringati Hari Anak Nasional Lewat Kegiatan Edukatif di Enam Sekolah
Hertha menambahkan, keterlibatan orang tua dalam aktivitas STEM turut memberikan manfaat yang tidak kalah penting. Momen bereksplorasi bersama dapat mempererat hubungan emosional sekaligus membangun komunikasi yang lebih baik antara orang tua dan anak.
"Anak belajar untuk sabar, bereksplorasi, berusaha, serta membangun komitmen dan konsistensi tanpa mudah menyerah. Pengalaman tersebut membantu anak mengembangkan kemampuan beradaptasi, menjadi lebih tangguh, dan membangun rasa bangga terhadap dirinya sendiri karena berhasil menciptakan sesuatu melalui usahanya," jelasnya.
Kesadaran akan pentingnya pembelajaran STEM juga mendorong berbagai pihak menghadirkan program edukasi yang lebih mudah diakses masyarakat.
Salah satunya dilakukan MR.D.I.Y. Indonesia melalui program "Menginspirasi Generasi Inovator" yang pada peringatan Hari Anak Nasional tahun ini diperluas jangkauannya ke sejumlah kota.
Sepanjang Juli 2026, program roadshow STEM Kit tersebut menargetkan lebih dari 8.600 anak di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Banyumas. Kegiatan ini menghadirkan pengalaman belajar interaktif melalui eksperimen sederhana yang dirancang sesuai usia anak.
Di Jakarta, program dilaksanakan bekerja sama dengan Indonesia Mengajar dan digelar di sejumlah ruang publik seperti Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Perpustakaan Nasional, Perpustakaan Jakarta, serta Tebet Eco Park. Sekitar 500 anak usia 6-15 tahun mengikuti berbagai aktivitas yang mengajak mereka belajar sains dengan cara yang menyenangkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
Abu Krakatau Serang Lampung, Kasus ISPA di Tanggamus Langsung Melonjak
-
Purbaya Minta Anggaran Kemenkeu Rp 49,8 Triliun di 2027, Ini Rincian Programnya
-
Bulan Dana Pensiun 2026, DPLK bank bjb Dorong Masyarakat Wujudkan Masa Depan Sejahtera
-
Cashback Belanja di Courtside Tiap Hari Rabu dari BRI, Main Padel Makin Pede!
-
Istri Bupati Pemalang Diduga Kumpulkan dan Nikmati Uang Hasil Pemerasan
-
4 Petinggi Kejagung Disebut Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Kapuspenkum: Itu Asumsi
-
Di Hadapan Warga Malaysia, Jokowi Sindir Pemimpin Harus Dengar Suara Rakyat
-
Dapur di Lorong Rumah Bisa Bikin Bangkrut? Ini Penjelasan Ahli Feng Shui!
-
Donald Trump Sebut AS Mungkin Segera Serang Fasilitas Pickaxe Iran
-
Sisca Saras Jadi Istri Abdur Arsyad di Film Titik Kumpul, Netizen: Dunia Sedang Tidak Baik-Baik Saja