- AC inverter memakai kompresor yang bekerja cepat mendinginkan ruangan, sedangkan AC low watt memakai sistem on-off berdaya konstan kecil.
- AC inverter membutuhkan daya awal tinggi sebelum turun drastis, sementara AC low watt memakai daya rendah sejak awal.
- AC low watt lebih hemat untuk pemakaian singkat, sedangkan AC inverter lebih efisien untuk jangka panjang.
Suara.com - Memilih pendingin udara (AC) yang tepat untuk rumah sering kali membuat bingung, terutama saat dihadapkan pada pilihan antara tipe Inverter dan Low Watt.
Keduanya sama-sama dikenal sebagai solusi untuk menekan tagihan listrik bulanan di rumah.
Namun, cara kerja dan teknologi yang disematkan pada kedua jenis AC ini sebenarnya sangat berbeda.
Memahami karakteristik masing-masing akan membantu Anda menemukan unit yang paling efisien sesuai kebutuhan harian. Berikut perbedaannya.
1. Cara Kerja Kompresor
AC inverter menggunakan kompresor berteknologi canggih yang bekerja secara fleksibel sesuai suhu ruangan.
Ketika suhu target tercapai, kompresor inverter tidak mati total, melainkan menurunkannya ke kecepatan minimum untuk menjaga suhu tetap stabil.
Sebaliknya, AC low watt menggunakan kompresor konvensional (non-inverter) yang bekerja dengan sistem on-off, tetapi ukuran kompresornya dirancang lebih kecil agar konsumsi daya awalnya tidak terlalu besar.
2. Kecepatan Mendinginkan Ruangan
Baca Juga: Review 3 AC Portable 1/2 PK Terbaik untuk Kosan, Hemat Listrik Dinginnya Nampol
Dalam hal performa pendinginan, AC inverter unggul lebih cepat karena kompresornya bisa bekerja maksimal di awal hingga mencapai suhu yang diinginkan.
AC low watt membutuhkan waktu lebih lama untuk mendinginkan ruangan. Hal ini terjadi karena kapasitas kompresornya yang sengaja dibatasi agar penggunaan listrik awal tetap rendah.
3. Konsumsi Daya Listrik (Watt)
AC low watt mengonsumsi daya listrik yang cenderung konstan dan rendah sejak awal dinyalakan, sehingga aman untuk rumah dengan daya listrik terbatas (misalnya 900 VA).
Sementara itu, AC inverter justru membutuhkan daya (watt) yang cukup tinggi pada awal penyalaan untuk mendinginkan ruangan secara cepat.
Namun, begitu suhu ruangan sudah dingin, daya listrik AC inverter akan turun drastis secara otomatis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Demi Akses Keuangan, Mantri BRI Tempuh Pegunungan Toraja
-
Menjangkau yang Terpencil, Mantri BRI Layani Toraja Utara
-
Perbedaan AC Inverter dan Low Watt, Mana yang Lebih Hemat untuk di Rumah?
-
Bikin Geleng-geleng Ini Kata KPK dan Kejagung Soal Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Pink
-
Mantri BRI Menembus Pelosok Pegunungan Toraja Utara
-
Mantri BRI, Garda Terdepan Layanan Perbankan di Toraja Utara
-
Semangat Mantri BRI Hadirkan Layanan hingga Pelosok Toraja
-
Menjangkau Pegunungan Toraja, Mantri BRI Layani Hingga Pelosok
-
Kura-Kura Pakai Kostum Beruang? Ini Keseruan Buku Bob Shea
-
Semangat dan Dedikasi Mantri BRI Hadirkan Akses Perbankan bagi Masyarakat Pegunungan Toraja Utara