- Suhu ideal AC malam hari untuk iklim tropis Indonesia adalah 24 hingga 26 derajat Celsius.
- Pengaturan suhu terlalu rendah membuat kompresor inverter bekerja maksimal sehingga meningkatkan konsumsi daya listrik.
- Pengguna dapat menghemat listrik melalui pengaktifan mode sleep, penggunaan timer, serta penjagaan kerapatan ruangan selama tidur.
Suara.com - Penggunaan pendingin ruangan (air conditioner) pada malam hari menjadi kebutuhan utama untuk mendapatkan kualitas tidur yang nyaman dan nyenyak.
Namun, pengoperasian AC sepanjang malam sering kali memicu kekhawatiran akan membengkaknya tagihan listrik bulanan.
Meskipun teknologi AC inverter dirancang lebih hemat energi dibandingkan tipe konvensional, penentuan suhu yang kurang tepat tetap dapat membuat konsumsi daya menjadi tidak efisien.
Berapa Suhu AC Inverter yang Ideal di Malam Hari?
Melansir situs Daikin, suhu ideal untuk mengoperasikan AC pada malam hari saat tidur berada di kisaran 19,4°C.
Namun, suhu antara 24°C hingga 26°C pada malam hari lebih ideal, terutama di Indonesia dengan iklim tropis.
Rentang suhu itu merupakan titik paling optimal karena sudah cukup sejuk untuk metabolisme tubuh manusia saat tidur, sekaligus tidak memaksa kompresor bekerja terlalu keras.
Pada teknologi inverter, kompresor akan menurunkan kecepatannya setelah suhu ruangan mencapai angka yang ditargetkan.
Jika suhu diatur terlalu rendah, kompresor akan terus bekerja pada kapasitas maksimum dan menghilangkan manfaat kehematan dari sistem inverter itu sendiri.
Baca Juga: 3 Air Cooler yang Tidak Berisik, Tidur Lebih Nyenyak Tanpa Gerah
AC inverter hanya perlu mempertahankan suhu stabil dengan daya rendah, bukan mendinginkan ruangan secara agresif.
Aktifkan mode Sleep atau Eco agar suhu naik secara bertahap 1-2°C setelah satu jam, sehingga lebih nyaman dan irit tanpa mengganggu tidur.
Berikut ini tips untuk menyalakan AC agar hemat listrik dan tidak mengorbankan kenyamanan tidur di malam hari.
1. Aktifkan Mode Sleep
Fitur ini secara otomatis akan menaikkan suhu ruangan sebesar 1°C setiap satu atau dua jam sekali.
Hal ini menyesuaikan dengan suhu tubuh manusia yang cenderung menurun saat tidur sehingga AC tidak perlu mendinginkan ruangan secara berlebihan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
Perahu Mahasiswa KKN Terbalik di Muratara, Begini Kronologi hingga Satu Korban Hilang
-
Pemuda Sinjai Merantau Demi Biayai Adik, Tewas Dikeroyok Massa
-
Kemunculan Harimau Bikin Panik, Sekolah di Pulau Burung Inhil Diliburkan
-
4 Zodiak Beruntung yang Diprediksi Hidup Tenang dan Bahagia Mulai 28 Juli 2026
-
Ramadhipa Jaga Asa Juara Moto3 Junior Walau Terhambat Kesalahan Start di Prancis
-
Leave No One Behind Membawa Napas Baru Lewat Aksi Bertema Perdagangan Orang
-
Kolaborasi Lintas Negara, AI Mulai Digunakan untuk Atasi Kesenjangan Komunikasi
-
Polemik Baru Pulau Kemaro, Muncul Tuntutan Pulihkan Jejak Kesultanan Palembang
-
Dua Kelompok Bentrok Matraman Sepakat Damai