- Vivere Collection dan Idemu meluncurkan kampanye bertajuk Home & Beyond di South78 Gading Serpong pada 21 Juli hingga 2 Agustus 2026.
- Kampanye ini bertujuan membantu masyarakat mengoptimalkan fungsi ruang rumah melalui solusi interior custom serta konsultasi tata letak yang praktis.
- Vivere Collection dan Idemu juga memperkenalkan koleksi desain pemenang penghargaan serta produk bernuansa budaya Indonesia untuk memenuhi kebutuhan penghuni.
Suara.com - Rumah kini tidak lagi dipandang sekadar sebagai tempat untuk tinggal. Seiring perubahan gaya hidup, rumah semakin menjadi ruang personal yang perlu mampu mengikuti berbagai aktivitas, kebutuhan, hingga karakter penghuninya.
Perubahan ini turut mendorong tren interior yang lebih personal. Masyarakat tidak lagi hanya mencari furniture berdasarkan bentuk atau tren desain semata, tetapi mulai mempertimbangkan bagaimana setiap elemen di dalam rumah dapat digunakan secara optimal dan mendukung keseharian.
Ruang yang nyaman pun tidak selalu berarti memiliki ukuran besar. Penataan yang tepat, pemilihan furniture yang sesuai, serta pemanfaatan setiap sudut secara maksimal dapat membuat sebuah hunian terasa lebih fungsional sekaligus merepresentasikan penghuninya.
Tren tersebut menjadi bagian dari gagasan yang diangkat Vivere Collection dan Idemu melalui kampanye “Home & Beyond”. alam rangka merayakan 23 tahun Vivere Collection dan 7 tahun Idemu, kampanye yang berlangsung pada 21 Juli hingga 2 Agustus 2026 ini mengajak masyarakat melihat rumah sebagai ruang tempat berbagai cerita tumbuh.
“Rumah yang nyaman berawal dari keputusan yang tepat, dan kami ingin menjadi partner yang membantu pelanggan menemukan solusi terbaik sebelum mereka membeli,” ujar Bagus Prastowo, Head of Retail & Operation PT Vivere Multi Kreasi.
Gagasan tersebut sejalan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap solusi interior yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan nyata. Konsultasi mengenai layout, fungsi ruang, hingga gaya hidup menjadi bagian penting sebelum menentukan furniture yang akan digunakan.
Di sisi lain, kebutuhan terhadap interior custom juga semakin berkembang. Setiap rumah memiliki ukuran dan karakter berbeda sehingga solusi yang bersifat seragam belum tentu dapat menjawab kebutuhan semua penghuni.
Melalui konsep “Worry Free”, Idemu menghadirkan proses custom interior yang dirancang lebih praktis dan transparan, mulai dari konsultasi hingga instalasi. Pendekatan ini menekankan pentingnya memanfaatkan ruang secara optimal, terutama di tengah hunian modern yang memiliki keterbatasan luas.
“Setiap sentimeter ruang dapat dimanfaatkan secara maksimal sesuai kebutuhan penghuninya,” ujar Derryace Kurniawan, Head of Marketing PT Vivere Multi Kreasi.
Baca Juga: Polisi Olah TKP Kematian Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie, Sejumlah Barang Bukti Dibawa
Selain fungsi, personalisasi juga terlihat dari semakin kuatnya perhatian terhadap desain yang memiliki cerita. Tahun ini, Stola Collection hasil kolaborasi Vivere Collection bersama Felix Sidharta meraih penghargaan Best Design GDI 2026. Sementara itu, Idemu memperkenalkan koleksi Amarta yang membawa nilai budaya Indonesia ke dalam desain interior modern.
Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa tren interior tidak hanya bergerak menuju hunian yang indah, tetapi juga lebih relevan dengan kehidupan penghuninya. Furniture dan desain interior semakin dipandang sebagai bagian dari cara seseorang menjalani keseharian.
Melalui rangkaian “Home & Beyond”, gagasan mengenai rumah yang personal tersebut turut dihadirkan melalui berbagai workshop, aktivitas komunitas, dan pengalaman interaktif di flagship showroom South78 Gading Serpong.
Pada akhirnya, rumah yang ideal bukan selalu tentang mengikuti tren terbaru. Lebih dari itu, rumah adalah ruang yang mampu menjawab kebutuhan, memberikan kenyamanan, dan menyimpan berbagai cerita yang terus berkembang bersama penghuninya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Ayah dan Anak di Cilegon Tewas Usai Motornya Ditubruk Mobil Honda CRV
-
Tren Rumah Makin Personal, Setiap Sudut Hunian Kini Dirancang Sesuai Gaya Hidup Penghuninya
-
Ketika Ruang Belajar Berubah Menjadi Tempat Kekerasan
-
Pohon Besar Tiba-tiba Ambruk di Lokasi Kerusuhan Matraman, Timpa Tenda Pedagang
-
Kuasa Hukum Febrie Soroti 'Zona Abu-Abu' Kasus TPPU: Predicate Crime Belum Jelas
-
Dipicu Semak Kering dan Angin, Lahan Perbukitan Desa Pasirbaru Cisolok Hangus Terbakar
-
Tim Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Buka Suara Soal Kematian Sutrismo
-
Ketika Tumpukan Kardus Paket Menjadi Jejak Perilaku Konsumsi Gen Z
-
Diklaim Minta Berunding, Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi Rahasia dengan Amerika Serikat
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup