- Pakaian berbahan sutra, kulit, wool, dan cashmere akan rusak jika dicuci menggunakan mesin cuci.
- Proses pencucian mesin cuci dapat merusak payet, manik-manik, dan bordir pada pakaian pesta atau kebaya.
- Pakaian renang, jas, blazer, serta pakaian dalam berenda wajib dicuci manual agar elastisitas dan bentuknya terjaga.
Suara.com - Mesin cuci memang menjadi penyelamat untuk meringankan pekerjaan rumah tangga. Namun, tahukah Anda bahwa tidak semua jenis pakaian bisa tahan dengan putaran mesin yang kuat?
Memaksakan semua bahan masuk ke dalam mesin cuci justru bisa membuat serat kain rusak, warna pudar, hingga bentuk pakaian yang berubah.
Agar koleksi pakaian Anda tetap awet dan tampak seperti baru, Anda perlu memperhatikan cara mencucinya.
Berikut adalah 7 pakaian yang tidak boleh dicuci pakai mesin cuci yang wajib Anda ketahui!
1. Pakaian Berbahan Sutra (Silk)
Sutra dikenal sebagai kain mewah dengan serat yang sangat halus. Putaran mesin cuci yang kasar dapat menyebabkan serat sutra terputus atau tersangkut, sehingga permukaannya menjadi kasar dan kehilangan kilaunya.
Sebaiknya cuci manual dengan tangan (hand wash) menggunakan detergen khusus berbahan lembut atau gunakan jasa dry cleaning.
2. Pakaian dengan Manik-manik, Payet, atau Bordir Rumit
Baju pesta, kebaya, atau kaos yang dipenuhi manik-manik sangat rentan jika dimasukkan ke mesin cuci.
Selain manik-maniknya bisa lepas, hiasan yang tajam tersebut juga berisiko merusak pakaian lain di dalam mesin atau bahkan merusak tabung mesin cuci Anda.
Cukup rendam sebentar dengan air sabun, lalu bilas perlahan tanpa diperas terlalu kuat.
Baca Juga: Anti Kusam! 5 Trik Sederhana agar Pakaian Selalu Tampak Seperti Baru
3. Pakaian Renang (Swimwear)
Bahan utama baju renang adalah spandek atau nilon yang sangat elastis. Suhu air yang tidak menentu dan putaran mesin cuci yang kencang dapat merusak elastisitas kain tersebut.
Akibatnya, baju renang Anda akan cepat melar dan kehilangan bentuk aslinya.
Bilas dengan air dingin setelah digunakan untuk menghilangkan kaporit, lalu cuci lembut dengan tangan.
4. Jas, Blazer, dan Pakaian Berstruktur
Jas atau blazer biasanya memiliki bantalan bahu (padding) dan lapisan dalam yang membentuk strukturnya.
Jika dicuci dengan mesin, struktur ini bisa bergeser atau rusak, sehingga jas tidak lagi pas di badan saat digunakan.
Pakaian jenis ini hampir selalu membutuhkan dry cleaning profesional untuk menjaga bentuknya tetap sempurna.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim