- Puteri Indonesia 2026 Agnes Rahajeng memasang veneer di Vinir dua bulan lalu untuk mengatasi gigi tidak rata serta bercak putih.
- Co-Founder Vinir drg. Deviana menyatakan tren saat ini menggunakan teknologi tanpa kikis gigi untuk menghasilkan senyuman proporsional dan natural.
- Pengguna veneer harus menyikat gigi dua kali sehari, memakai dental floss, dan kontrol rutin agar bertahan lebih dari 10 tahun.
Suara.com - Memiliki senyum yang rapi dan natural kini menjadi perhatian banyak orang, termasuk kalangan selebriti. Seiring meningkatnya kesadaran akan estetika sekaligus kesehatan gigi, veneer semakin banyak dipilih sebagai solusi untuk memperbaiki warna maupun bentuk gigi dengan hasil yang terlihat alami.
Salah satu figur publik yang baru merasakan manfaat perawatan ini adalah Agnes Rahajeng, Puteri Indonesia 2026 sekaligus Miss Supranational Indonesia 2026. Sekitar dua bulan lalu, Agnes memutuskan memasang veneer setelah memiliki keluhan gigi yang tidak rata serta bercak putih yang sulit diatasi.
Menurut Agnes, dokter giginya menjelaskan bahwa bercak putih pada giginya tidak dapat kembali merata hanya dengan bleaching. Karena itu, veneer menjadi pilihan yang direkomendasikan.
"2 bulan lalu aku pasang veneer, and the results are better than I've ever imagined. Dulu gigi aku sempat nggak rata dan banyak bercak putihnya. Kata dokter gigi, walaupun gigi aku di-bleaching, warnanya tidak akan balik seperti semula, jadi solusi terbaiknya adalah veneer," ujar Agnes.
Perawatan tersebut dijalani Agnes di Vinir. Ia mengaku hasil akhirnya sesuai dengan harapannya, sementara proses pemasangannya berlangsung nyaman tanpa rasa sakit.
Pengalaman Agnes sejalan dengan tren veneer yang terus meningkat di Indonesia. Veneer berbahan porcelain maupun komposit kini tak lagi sekadar identik dengan gigi putih mencolok. Banyak pasien justru menginginkan senyum yang terlihat sehat dan proporsional dengan bentuk wajah.
Co-Founder sekaligus Chief Marketing Officer Vinir, drg. Deviana Maria Anastasia, mengatakan tren veneer saat ini mengarah pada konsep natural looking smile.
"Untuk veneer gigi, sekarang trennya natural looking smile. Jadi, pasien mau bentuk gigi yang proporsional dengan wajah pasien dan warna yang cerah, hasilnya senyuman terlihat sehat dan natural," jelasnya.
Menurut drg. Deviana, kondisi seperti yang dialami Agnes cukup umum terjadi. Bercak putih pada gigi dapat disebabkan oleh kandungan mineral yang tinggi sehingga membuat warna gigi tampak tidak merata. Dalam kondisi tertentu, bleaching memiliki keterbatasan sehingga veneer dapat menjadi salah satu solusi.
Baca Juga: Perempuan dan Tren Aktif Olahraga: Gaya Hidup Sehat atau Tekanan Body Goals?
Ia menambahkan, perkembangan teknologi juga membuat prosedur veneer semakin mengutamakan kesehatan gigi asli. Di Vinir, misalnya, pemasangan veneer bisa dilakukan tanpa kikis gigi atau minim kikis yang dilakukan dengan perhitungan secara selektif, sehingga hasilnya lebih presisi dan tidak over preparasi.
Ini menjadi salah satu daya tarik utama Vinir, mengingat proses veneer gigi konvensional pada umumnya mengharuskan pengikisan struktur gigi asli yang sifatnya permanen.
Proses tersebut dinilai lebih berisiko dan menimbulkan efek samping terhadap gigi asli, seperti sensitivitas atau kerusakan enamel gigi asli.
Klinik ini juga menerapkan Smile Design Technology yang mempertimbangkan bentuk wajah, smile curve, rasio gigi, hingga warna bola mata agar hasil akhir terlihat harmonis.
"Kami menggunakan analisis Smile Design sesuai dengan bentuk wajah dan warna putih di bola mata. Banyak sekali aspek-aspek yang perlu diperhatikan, misalnya kesimetrisan wajah, smile curve, rasio panjang dan lebar gigi, dan beberapa hal lainnya,” lanjut drg. Deviana.
Selain Agnes, sejumlah figur publik seperti Patricia Devina dan Jill Gladys juga membagikan pengalaman menggunakan veneer dengan hasil yang tetap terlihat natural.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Chemistry Keisya Levronka dan Paul Aro Warnai Film 'Dan Bandung', Bakal Berperan Jadi Siapa?
-
Datang ke Kuburan, Anak Gadis Kim Jong Un Langsung Cetak Sejarah Ini
-
Jakarta Tak Boleh Hanya Jadi Pengguna AI, Harus Cetak Inovator Masa Depan
-
Orang Kurus Juga Bisa Kena Kolesterol Tinggi dan Penyakit Jantung, Dokter Ungkap Penyebabnya
-
Viral Video Tak Senonoh Tayang di Videotron Pemkab Melawi, Begini Dugaan Penyebabnya
-
Bukan Putih Mencolok, Putri Indonesia Agnes Rahajeng Tunjukkan Tren Veneer Natural Kian Digemari
-
Pembangunan Pesat PIK Bayangi Upaya Selamatkan Mangrove Pesisir Jakarta
-
Special Clip 'Dan Bandung': Romansa Basil-Elma dan Syahdunya Kota Kembang
-
Usai Pesta Miras, Pemuda 19 Tahun di Cilincing Tewas dengan Tangan Putus Akibat Tawuran
-
Usai Pesta Miras, Remaja 19 Tahun Tewas dalam Tawuran di Cilincing