- Transcosmos Indonesia menggelar TransTalk Vol.4 pada Selasa (4/8/2026) untuk memperkenalkan trans-AI Chat berbasis LLM guna mentransformasi contact center.
- Teknologi Generative AI membantu mengotomatisasi tugas rutin, memahami konteks percakapan, serta mengolah data interaksi menjadi insight bisnis penting.
- Kolaborasi antara AI dan agen manusia dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional dan menghadirkan pengalaman layanan pelanggan yang bernilai.
AI justru dirancang untuk mengambil alih pekerjaan yang bersifat rutin sehingga agen dapat lebih fokus menangani kasus yang membutuhkan empati maupun analisis lebih kompleks.
General Manager IT Solution transcosmos Indonesia, Dimas Aditama, menilai kolaborasi manusia dan AI merupakan kunci keberhasilan transformasi layanan pelanggan.
"AI seharusnya tidak dipandang sebagai pengganti manusia. Sebaliknya, AI mengambil alih pekerjaan yang bersifat repetitif sehingga agen dapat lebih fokus memberikan solusi, membangun hubungan dengan pelanggan, dan menghadirkan pengalaman layanan yang lebih bernilai," jelasnya.
Melalui fitur seperti AI Agent Assist dan Intelligent Escalation, percakapan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut dapat diteruskan kepada agen beserta seluruh konteksnya. Dengan begitu, pelanggan tidak perlu mengulang penjelasan dari awal.
Data Percakapan Menjadi Sumber Insight
Selain meningkatkan pengalaman pelanggan, Generative AI juga mampu mengolah setiap percakapan menjadi data yang bermanfaat bagi perusahaan.
Melalui dashboard analitik, perusahaan dapat memantau tren pertanyaan pelanggan, menganalisis sentimen, mengetahui topik yang paling sering muncul, hingga mengevaluasi performa layanan secara real time.
Informasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki strategi komunikasi, meningkatkan kualitas layanan, bahkan menjadi masukan dalam pengembangan produk.
AI Terus Belajar Mengikuti Perkembangan Bisnis
Baca Juga: Buruh India 'Gali Kuburan Sendiri', Ajari Robot AI untuk Gantikan Posisi Pekerjaan Mereka
Keunggulan lain Generative AI adalah kemampuannya untuk terus berkembang. Sistem dapat mengenali pertanyaan baru yang belum memiliki jawaban, kemudian menjadikannya sebagai bahan pembaruan basis pengetahuan sehingga kualitas respons AI semakin baik seiring waktu.
Teknologi seperti ini mulai diterapkan di berbagai sektor, mulai dari otomotif, ritel, perbankan, telekomunikasi, hingga layanan kesehatan.
Di industri otomotif, misalnya, AI dapat membantu pelanggan mencari informasi kendaraan, memesan jadwal test drive, hingga mengatur servis.
Sementara di sektor ritel, AI dapat membantu pencarian produk, melacak pesanan, menemukan lokasi toko, hingga memberikan rekomendasi yang lebih relevan.
Melalui pengembangan trans-AI Chat, transcosmos Indonesia ingin menunjukkan bahwa pemanfaatan Generative AI bukan sekadar menghadirkan otomatisasi layanan.
Lebih dari itu, teknologi ini membuka peluang bagi perusahaan untuk membangun hubungan yang lebih personal dengan pelanggan, meningkatkan efisiensi operasional, sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol