- Minyak kemiri murni diproses menggunakan metode pengepresan dingin sehingga mempertahankan nutrisi vitamin E dan antioksidan.
- Minyak kemiri bakar dibuat melalui proses pembakaran biji yang menghasilkan warna gelap dan aroma sangrai kuat.
- Kedua jenis minyak kemiri dapat digunakan secara rutin untuk merawat kesehatan dan kelembapan rambut.
Suara.com - Minyak kemiri sudah lama dikenal sebagai bahan alami untuk merawat rambut agar lebih sehat, kuat, dan berkilau.
Namun saat mencari produk di pasaran, Anda akan menemukan dua jenis yang paling umum, yaitu minyak kemiri murni dan minyak kemiri bakar.
Meski sama-sama berasal dari biji kemiri (Aleurites moluccanus), keduanya diproses dengan cara berbeda.
Perbedaan tersebut memengaruhi warna, aroma, hingga kandungan nutrisi di dalam minyak.
Lantas, apa sebenarnya perbedaan minyak kemiri murni dan minyak kemiri bakar?
Perbedaan Minyak Kemiri Murni dan Minyak Kemiri Bakar
Perbedaan paling utama antara minyak kemiri murni dan minyak kemiri bakar terletak pada proses pembuatannya.
Minyak kemiri murni umumnya dibuat dengan metode cold-pressed atau pengepresan tanpa pemanasan tinggi.
Cara tersebut membantu mempertahankan kandungan nutrisi alami, seperti vitamin E, asam linoleat, dan antioksidan, sehingga minyak berwarna kuning pucat atau bening dengan aroma yang lebih ringan.
Baca Juga: 5 Kesalahan Hair Care yang Bisa Merusak Rambut, Masih Sering Dilakukan
Sebaliknya, minyak kemiri bakar dibuat dari biji kemiri yang telah disangrai atau dibakar terlebih dahulu sebelum diekstraksi.
Proses ini menghasilkan minyak berwarna lebih gelap dengan aroma khas sangrai yang lebih kuat.
Namun, paparan panas berpotensi mengurangi sebagian kandungan vitamin yang sensitif terhadap suhu tinggi.
Mana yang Lebih Baik untuk Rambut?
Sebenarnya, tidak ada jawaban mutlak mengenai mana yang lebih baik. Pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan masing-masing.
Jika Anda mengutamakan kandungan nutrisi yang masih terjaga, minyak kemiri murni bisa menjadi pilihan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat
-
Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut
-
Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya