- Istana Negara di Jakarta Pusat dibangun tahun 1796 menghadap utara untuk pelantikan pejabat negara.
- Istana Merdeka yang dibangun tahun 1873 menghadap selatan Monas dan digunakan untuk upacara kenegaraan.
- Nama Istana Merdeka resmi disematkan setelah pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda pada tahun 1949.
Suara.com - Banyak orang masih sering bingung dan penasaran, apa perbedaan Istana Negara dan Istana Merdeka?
Meski keduanya berada di dalam satu Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta Pusat dan sama-sama menjadi pusat kegiatan presiden, kedua bangunan ini memiliki sejarah, fungsi, dan arsitektur yang cukup berbeda.
Agar kamu tidak keliru lagi saat menyaksikan tayangan acara kenegaraan di televisi, simak 5 perbedaan utama antara Istana Negara dan Istana Merdeka berikut ini.
1. Lokasi dan Arah Hadap Bangunan
Perbedaan yang paling mudah dikenali adalah lokasi dan arah posisi bangunan menghadap.
Istana Negara menghadap ke utara, ke arah Jalan Veteran dan aliran Sungai Ciliwung.
Sementara Istana Merdeka menghadap ke selatan, tepat ke arah Taman Medan Merdeka dan Monumen Nasional (Monas) di Jalan Medan Merdeka Utara.
Kedua istana ini sejatinya dibangun membelakangi satu sama lain di dalam kompleks lahan yang sama.
2. Sejarah dan Tahun Pembangunan
Baca Juga: Link Daftar Upacara 17 Agustus Istana Merdeka 2026 Tak Bisa Diakses? Ini Solusinya
Dari segi sejarah pelaksanaannya, Istana Negara berusia jauh lebih tua dibandingkan Istana Merdeka.
Istana Negara sudah dibangun pada tahun 1796 pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Pieter Gerardus van Overstraten dan selesai pada 1804.
Awalnya, gedung itu merupakan rumah peristirahatan milik pengusaha Belanda, J.A. van Braam.
Istana Merdeka baru dibangun pada tahun 1873 di masa Gubernur Jenderal Loudon karena Istana Negara dianggap terlalu sesak untuk menampung kegiatan pemerintahan.
Gedung tersebut selesai pada 1879 dan dulunya dikenal dengan nama Palais te Koningsplein.
3. Fungsi Kegiatan Kenegaraan
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Setoran Judol 1.900 Pegawai Kemensos Tembus Rp8,6 Miliar, Rata-rata Lampaui Gaji Awal ASN
-
Tiga Croissant Terinspirasi Cerita Rakyat, Cara Baru Menikmati Warisan Nusantara
-
Buku Pelajaran Indonesia Mau Dirombak, Apa Saja yang Harus Dibenahi?
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Bruntusan di Dahi dan Pipi, Wajah Jadi Mulus
-
Jangan Tertukar! Ini 5 Perbedaan Istana Negara dan Istana Merdeka
-
Kata-kata Cristiano Ronaldo Umumkan Menikah dengan Georgina Rodrguez Setelah Punya 5 Anak
-
Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin: Ketika Cinta Harus Belajar Ikhlas
-
Kisah Diana 30 Jam Terjebak Timbunan Bangunan Pasca Gempa Bumi Besar Kolombia
-
Sambut HUT PPAD dan RI, 131 Purnawirawan TNI AD Ikuti Turnamen Golf Bareng di Cilangkap
-
Drama Remaja Berubah Arah, Sterling Point Tahu Caranya Jadi Lebih Menarik