- Menjelang HUT ke-81 RI, lagu 17 Agustus 1945 atau "Hari Merdeka" kerap dimainkan dalam berbagai kegiatan perayaan kemerdekaan.
- Lagu ciptaan Husein Mutahar ini menjadi salah satu lagu nasional yang identik dengan semangat perjuangan dan nasionalisme.
- Bagi yang ingin tampil menggunakan pianika, berikut not pianika dan lirik lagu 17 Agustus 1945 sebagai panduan untuk berlatih.
Hari merdeka nusa dan bangsa
5. 5. 5. 1 1 1 3 3 2 1 2
Hari lahirnya bangsa Indonesia
5 4 2
Merdeka
3 3 3 3 2 3 4 2 1 5
Sekali merdeka tetap merdeka
5 6 4 3 3 3 3 2 3 4 2 1
Selama hayat masih di kandung badan
Baca Juga: 17 Rekomendasi Doorprize Malam Puncak 17 Agustus yang Memuaskan
5 6 7 1 5 2 1 3 2 4
Kita tetap setia tetap sedia
4 5 1' 5 4 3 2 4 3 2
Mempertahankan Indonesia
5 6 7 1 5 2 1 3 2 4
Kita tetap setia tetap sedia
4 5 1' 5 4 3 2 1
Membela negara kita
Susunan not tersebut kemudian dapat diulang untuk bagian lagu berikutnya sesuai urutan lirik. Dengan berlatih mengikuti not dan lirik secara bersamaan, pemain pianika dapat lebih mudah menjaga ketepatan nada sekaligus memahami alur lagu
Pencipta dan Makna Lagu 17 Agustus 1945
Lagu "17 Agustus 1945" memiliki judul asli "Hari Merdeka" dan diciptakan oleh Husein Mutahar atau H. Mutahar.
Lagu tersebut lahir pada 1946, setahun setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya, ketika situasi negara masih berada dalam fase genting perang revolusi kemerdekaan.
Saat itu, H. Mutahar masih menjadi ajudan Presiden Sukarno dan diminta membuat sebuah aubade, yakni nyanyian atau musik penghormatan yang dilantunkan pada pagi hari.
Untuk memenuhi permintaan tersebut, Mutahar meminjam orkes milik keraton dan menciptakan lagu sambil memimpin permainan musik.
Lagu "Hari Merdeka" kemudian diperdengarkan dalam upacara 17 Agustus dan mendapat apresiasi dari Sukarno. Sejak saat itu, lagu tersebut menjadi salah satu lagu yang lekat dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dari sisi makna, lagu "17 Agustus 1945" menggambarkan semangat bangsa Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan yang telah diperjuangkan.
Liriknya mengandung ajakan agar masyarakat tetap setia dan bersedia membela serta mempertahankan Indonesia sehingga kemerdekaan tidak kembali direnggut.
H. Mutahar sendiri lahir di Semarang pada 5 Agustus 1916 dan meninggal dunia pada 9 Juni 2004 dalam usia 87 tahun.
Selain dikenal sebagai pencipta lagu nasional, ia merupakan tokoh kepanduan Indonesia dan salah satu penggagas berdirinya Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?
-
Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya
-
Mau Debut Marathon Internasional? Program Ini Siap Dampingi Pelari Indonesia dari Nol Sampai Finish!
-
Kasus TPPU Eks Jampidsus, Kejagung Periksa Pengacara dan Pihak Swasta Terkait Aset
-
Viral, Fasilitas Perusahaan Sawit PT Bumi Sentosa Abadi Dibakar Massa
-
Bye Kulit Kering! 4 Hydrogel Mask Korea Panthenol Kunci Skin Barrier Kuat
-
Satu Perempuan, Ini Sosok Dua Terduga Pelaku Challenge Baca Alquran Hadiah Miras
-
Kemenbud Bakal Tingkatkan Situs Bersejarah di Kabupaten Bogor Jadi Cagar Budaya Nasional
-
Jokowi akan Hadir di Sidang Tahunan MPR RI dan Upacara HUT RI ke-81, Sudah Siapkan Baju Adat
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027