-
- Penggunaan bedak tabur pada tinted sunscreen bersifat fleksibel sesuai tipe kulit.
- Kulit berminyak membutuhkan bedak tabur untuk menahan kilap berlebih.
- Tanpa bedak memudahkan proses aplikasi ulang sunscreen tiap dua jam.
Suara.com - Penggunaan tinted sunscreen menjadi alternatif praktis untuk meratakan warna kulit sekaligus terlindung dari sinar matahari.
Namun mungkin muncul pertanyaan, apakah tinted sunscreen wajib diset pakai bedak tabur dalam rutinitas kecantikan harian?
Jawabannya adalah tidak wajib, karena keputusan ini sangat bergantung pada tipe kulit serta jenis tampilan akhir yang kamu inginkan.
Tinted sunscreen dirancang khusus sebagai penggabungan antara fungsi perawatan kulit dan kosmetik ringan.
Formulasi cairnya sudah dilengkapi dengan pigmen warna yang menyatu alami tanpa perlu ditimpa produk alas bedak tambahan.
Bagi pemilik kulit normal hingga kering, membiarkan produk ini tanpa bedak justru memberikan tampilan segar (dewy) yang sehat sepanjang hari.
Namun, terdapat beberapa pertimbangan teknis sebelum kamu memutuskan untuk melewatkan langkah penguncian bedak.
Berikut adalah panduan lima kondisi utama saat menentukan kebutuhan bedak pada riasan kamu.
1. Kondisi Tipe Kulit Wajah
Baca Juga: 3 Rekomendasi Bedak Emina untuk Remaja dan Anak Sekolah, Ringan Bikin Wajah Fresh
Pemilik kulit berminyak atau kombinasi disarankan mengunci area tertentu menggunakan bedak bertekstur halus.
Kulit memproduksi sebum alami yang dapat melunturkan pigmen tabur surya jika dibiarkan tanpa pengunci.
Sebaliknya, kulit kering lebih baik membiarkannya tetap polos agar tidak memperjelas tekstur garis halus.
2. Tampilan Akhir yang Diinginkan
Bedak tabur berfungsi menurunkan tingkat kilap (shine) dari formulasi tabur surya yang melembapkan.
Jika kamu menyukai hasil akhir yang matte atau bebas kilap, mengaplikasikan bedak secara tipis menjadi langkah ideal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik