- Telur segar sulit dikupas karena protein putihnya berikatan kuat dengan membran cangkang bagian dalam.
- Gunakan telur berumur beberapa hari serta masukkan ke air mendidih agar mudah dikupas.
- Rendam telur dalam air es setelah direbus agar isinya menyusut dan terlepas dari cangkang.
Suara.com - Merebus telur lalu mengupasnya mungkin terdengar mudah. Namun terkadang cangkang telur sangat sulit dilepaskan, sehingga putih telurnya ikut terkelupas dan hasilnya menjadi berlekuk.
Hal itu tentu sangat mengganggu, terutama jika kamu menginginkan tampilan telur rebus yang mulus untuk hidangan keluarga.
Masalah telur yang lengket pada cangkang sebenarnya bisa dihindari jika memahami teknik yang tepat.
Dengan mengikuti beberapa tips merebus telur agar mudah dikupas dalam artikel ini, kamu tidak perlu lagi menghabiskan waktu lama di depan wastafel hanya untuk menguliti sebutir telur.
Mari kita bedah rahasianya mulai dari penyebab hingga langkah praktisnya.
Apa yang Menyebabkan Telur Rebus Susah Dikupas?
Sebelum masuk ke langkah teknis, kamu perlu tahu mengapa fenomena "telur lengket" ini terjadi. Penyebab utamanya adalah tingkat keasaman (pH) dan kesegaran telur.
Telur yang sangat segar cenderung memiliki tingkat pH yang rendah pada bagian putihnya (albumen). Kondisi asam ini menyebabkan protein dalam putih telur berikatan sangat kuat dengan membran kulit bagian dalam saat dipanaskan.
Selain itu, membran atau selaput tipis di bawah cangkang telur segar masih menempel sangat rapat. Seiring bertambahnya usia telur (sekitar 1-2 minggu setelah dihasilkan), tingkat pH akan naik dan ikatan antara membran dengan putih telur akan melonggar.
Itulah sebabnya telur yang sudah disimpan beberapa hari di kulkas biasanya jauh lebih mudah dikupas dibandingkan telur yang baru saja diambil dari peternakan.
Baca Juga: Gak Perlu Presto! Ini 5 Trik Rahasia Merebus Daging Sapi Jadi Super Empuk dalam Sekejap
Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas dan Tidak Lengket
Jika kamu tidak ingin lagi mengalami drama telur bopeng, berikut adalah urutan langkah dan tips yang bisa dipraktikkan.
1. Gunakan Telur yang Sudah Disimpan (Bukan Telur Baru)
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, pilihlah telur yang sudah kamu beli sekitar 3-7 hari sebelumnya. Telur yang sudah "berumur" memiliki kantong udara yang lebih besar di bagian tumpulnya, yang memudahkan proses pengelupasan.
2. Masukkan Telur saat Air Sudah Mendidih (Hot Start)
Banyak orang merebus telur dimulai dari air dingin. Padahal, memasukkan telur langsung ke dalam air yang sudah mendidih akan memberikan "kejutan panas" pada protein putih telur.
Hal ini membuat putih telur segera memadat dan tidak sempat berikatan kuat dengan membran kulit. Setelah telur masuk, kamu bisa mengecilkan api agar tidak pecah.
Jika ingin telur matang sempurna, rebus setidaknya sekitar 10-12 menit.
3. Tambahkan Garam atau Cuka ke Dalam Air Rebusan
Menambahkan satu sendok teh garam atau sedikit cuka ke dalam air rebusan dapat membantu melunakkan cangkang yang terbuat dari kalsium karbonat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar
-
Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen