- Pelembap ber-SPF bisa memberikan kelembapan sekaligus perlindungan dari sinar UV.
- Namun, pemakaiannya perlu disesuaikan dengan tingkat paparan matahari.
- Untuk aktivitas outdoor, sunscreen dengan SPF 30+, broad-spectrum, dan water resistant lebih disarankan.
Suara.com - Pelembap ber-SPF bisa ditemukan dalam berbagai produk skincare pagi. Satu produknya menawarkan fungsi melembapkan sekaligus perlindungan dari sinar matahari, sehingga lebih praktis.
Kondisi tersebut kemudian membuat sebagian orang memilih pelembap ber-SPF sebagai pengganti sunscreen. Apalagi jika aktivitas pagi lebih banyak dilakukan di dalam ruangan dan tidak terlalu lama berada di bawah sinar matahari.
Namun, ada beberapa hal yang perlu dilihat sebelum menjadikan pelembap ber-SPF sebagai satu-satunya produk pelindung kulit dari sinar matahari. Mulai dari angka SPF, broad-spectrum, jumlah pemakaian, hingga aktivitas setelah skincare digunakan.
Ada SPF di dalam pelembap bukan berarti cara kerjanya selalu sama dengan sunscreen.
Lantas, apakah pelembap ber-SPF bisa menggantikan sunscreen utama di pagi hari?
Apa Itu Pelembap Ber-SPF?
Pelembap ber-SPF merupakan produk yang menggabungkan fungsi moisturizer dengan perlindungan dari sinar ultraviolet. Produk ini dirancang untuk menjaga kulit tetap lembap sekaligus membantu melindunginya dari paparan sinar matahari.
Kehadiran SPF membuat pelembap jenis ini praktis digunakan pada pagi hari. Namun, angka SPF pada kemasan tetap perlu diperhatikan bersama keterangan broad-spectrum untuk mengetahui cakupan perlindungannya.
Broad-spectrum menunjukkan bahwa produk memberikan perlindungan terhadap sinar UVA dan UVB. Sementara itu, angka SPF terutama menunjukkan tingkat perlindungan terhadap UVB yang berkaitan dengan kulit terbakar.
Baca Juga: Sunscreen Parasol SPF Berapa? Ini Daftar Lengkapnya untuk Kulit Sensitif dan Berjerawat
Apakah Pelembap Ber-SPF Bisa Menggantikan Sunscreen?
Pelembap ber-SPF bisa digunakan sebagai perlindungan matahari jika produknya memiliki broad-spectrum dan SPF 30 atau lebih. Penggunaan tersebut dapat menjadi bagian dari rutinitas pagi, terutama saat aktivitas lebih banyak dilakukan di dalam ruangan.
Tantangannya terletak pada jumlah pemakaian. Pelembap biasanya digunakan berdasarkan kebutuhan hidrasi kulit, sementara perlindungan SPF membutuhkan jumlah aplikasi tertentu agar perlindungan yang tertera pada kemasan dapat tercapai.
Saat akan menghabiskan banyak waktu di luar ruangan, sunscreen utama lebih tepat dipertimbangkan. Produk sunscreen juga lebih mudah disesuaikan dengan kebutuhan aktivitas, misalnya dengan memilih formula yang water resistant.
Kapan Pelembap Ber-SPF Bisa Dipakai?
Pelembap ber-SPF dapat digunakan untuk rutinitas pagi ketika paparan matahari tidak terlalu lama. Produk ini juga bisa menjadi pilihan praktis bagi yang lebih nyaman menggunakan skincare dengan tahapan lebih sedikit.
Berita Terkait
-
Sunscreen Parasol SPF Berapa? Ini Daftar Lengkapnya untuk Kulit Sensitif dan Berjerawat
-
8 Sunscreen Bakuchiol dan Peptide untuk Kulit Matang Usia 40
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Remaja SMP dan SMA yang Tidak Menyumbat Pori sesuai Review
-
5 Rekomendasi Sunscreen Gel Lokal Murah di Bawah 50 Ribu, Mudah Meresap dan Tidak Lengket
-
5 Rekomendasi Sunscreen Tone Up Lokal Tidak Bikin Dempul untuk Kulit Sawo Matang
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
Terkini
-
Makna Lagu 'Untuk Hati yang Terluka' Isyana, saat Hidup Tak Sesuai Harapan
-
Cara Mudah Mengubah Desil Lewat HP dari Rumah, Begini Langkah-langkahnya
-
Prabowo Pastikan BUMN Lebih Ramping, Targetkan 700 Lagi Ditutup hingga Akhir Tahun
-
Hukum Mati Koruptor vs Rampas Hartanya: Mana yang Benar-Benar Bikin Jera?
-
Harga Setrika Philips yang Bagus Berapa? Ini 5 Tipe Paling Populer
-
Lahan Pembangunan Jembatan Kembar Barombong Diklaim 4 Pihak
-
Fakta Baru Mozza: Dibunuh Sehari Setelah Hilang, Dibuang di Tol Jangli hingga Tersangka Diciduk
-
Ulasan Dali and Cocky Prince: Relasi Setara di Balik Perbedaan Status
-
Waduk Bili-Bili Mengering, Petani Sulap Lahan Genangan Jadi Sawah
-
Anomali Data Desil Rugikan Warga Miskin, Pemerintah Didesak Bentuk Tim Khusus Benahi Masalah