- Melasma hormonal dipicu fluktuasi hormon pada wanita usia 20-50 tahun, menyebabkan bercak simetris tidak beraturan di wajah.
- Flek hitam matahari disebabkan paparan sinar UV kumulatif setelah usia 30 tahun, membentuk bercak bulat tegas di area tubuh terpapar.
- Melasma lebih sulit dihilangkan dan mudah kambuh dibanding flek matahari yang lebih responsif terhadap perawatan dan perlindungan UV.
Flek hitam akibat matahari biasanya muncul setelah usia 30–40 tahun dan semakin banyak seiring bertambahnya usia, baik pada pria maupun wanita yang sering terpapar matahari.
6. Respon terhadap Perawatan
Melasma cenderung lebih sulit dihilangkan sepenuhnya dan mudah kambuh jika faktor hormon atau paparan matahari tidak dikendalikan. Perawatan sering melibatkan kombinasi krim pencerah (hydroquinone, retinoid, asam azelaic, vitamin C), chemical peeling, laser tertentu, serta perlindungan matahari ketat.
Flek hitam akibat matahari umumnya lebih responsif terhadap perawatan lokal seperti krim pencerah, cryotherapy, laser, atau IPL, dan hasilnya lebih stabil jika paparan UV dikurangi.
7. Risiko Kambuh dan Pencegahan
Melasma memiliki tingkat kekambuhan tinggi, terutama saat kehamilan berikutnya, penggunaan hormon, atau kelalaian memakai tabir surya. Pencegahan utamanya adalah kontrol hormon (jika memungkinkan), tabir surya spektrum luas SPF 30–50+, dan hindari panas berlebih.
Flek hitam akibat matahari lebih mudah dicegah dengan konsisten memakai sunscreen, pakaian pelindung, dan menghindari jam puncak sinar matahari. Setelah dihilangkan, risiko kambuh lebih rendah selama perlindungan UV terjaga.
8. Kapan Harus ke Dokter
Baik melasma maupun flek hitam akibat matahari sebaiknya diperiksa oleh dokter kulit jika muncul tiba-tiba, berubah bentuk/warna, gatal, atau tidak membaik dengan perawatan mandiri.
Diagnosis yang tepat (kadang dengan alat Wood’s lamp) membantu membedakan keduanya dan menentukan terapi yang sesuai.
Memahami perbedaan melasma hormonal dan flek hitam membantu Anda memilih pendekatan yang tepat. Melasma hormonal membutuhkan perhatian pada faktor internal dan eksternal, sedangkan flek hitam akibat matahari lebih fokus pada perlindungan dan perbaikan kerusakan UV.
Baca Juga: 3 Toner Wajah dengan Kandungan Symwhite 377 untuk Samarkan Flek Hitam
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!
-
Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung
-
Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru
-
Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek
-
Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi
-
Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya
-
Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi
-
Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang
-
Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO
-
Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21