- Erupsi Gunung Anak Krakatau menyemburkan abu vulkanik yang masuk ke rumah warga di wilayah Jabodetabek.
- Warga harus memakai pelindung diri, membatasi akses rumah, dan membersihkan abu menggunakan metode lembap.
- Pembersihan harus menghindari penyapuan kering, penggunaan kipas, dan pengaktifan AC agar abu tidak beterbangan.
4. Gunakan vacuum untuk karpet dan furnitur
Karpet, sofa, atau permukaan lain yang tidak memungkinkan dibersihkan dengan kain basah dapat dibersihkan menggunakan vacuum cleaner yang memiliki sistem penyaring partikel berkemampuan tinggi.
USGS merekomendasikan sistem vacuum dengan penyaringan efisiensi tinggi jika tersedia agar proses pengangkatan abu tidak justru meningkatkan penyebaran partikel di dalam ruangan.
5. Bersihkan abu yang menumpuk secara perlahan
Jika terdapat endapan abu yang cukup tebal di lantai, basahi terlebih dahulu sebelum mengangkatnya agar abu tidak mudah beterbangan.
Setelah itu, kumpulkan abu dan masukkan ke dalam wadah atau kantong yang sesuai untuk mencegahnya kembali tersebar.
6. Periksa ventilasi dan filter
Peralatan yang menarik atau mengalirkan udara, termasuk sistem pendingin dan ventilasi, perlu diperiksa setelah terjadi hujan abu.
CDC menyarankan mematikan unit pemanas, pendingin udara, dan kipas ketika kondisi memungkinkan serta membersihkan atau mengganti filter secara berkala agar abu tidak terus bersirkulasi di dalam rumah.
Hal yang Harus Dihindari
Membersihkan abu vulkanik tidak sama seperti membersihkan debu rumah biasa sehingga beberapa metode justru perlu dihindari.
1. Jangan menyapu abu dalam kondisi kering
Gerakan menyapu dapat membuat partikel abu kembali beterbangan dan meningkatkan kemungkinan terhirup.
2. Jangan meniup abu menggunakan udara bertekanan
Cara tersebut dapat membuat abu yang sudah mengendap kembali masuk ke udara dan menyebar ke bagian rumah lain.
3. Jangan menggunakan kipas saat membersihkan
Aliran udara dapat mengangkat kembali partikel abu dan membuat proses pembersihan menjadi kurang efektif.
4. Hindari menggosok permukaan terlalu keras
USGS menjelaskan bahwa abu vulkanik bersifat keras dan abrasif sehingga gesekan berlebihan dapat menggores permukaan tertentu.
5. Jangan langsung menghidupkan AC
Sebagiknya Anda tidak langsung menghidupkan AC atau sistem ventilasi yang mengambil udara dari luar. Abu dapat masuk melalui saluran tersebut dan kembali beredar di dalam rumah, sehingga filter perlu diperiksa dan dibersihkan terlebih dahulu.