- UNIQLO memperluas koleksi LifeWear dengan meluncurkan tiga jenis hijab baru pada Agustus 2026 di Indonesia.
- Tiga produk tersebut meliputi Hijab AIRism Proteksi Sinar UV, Hijab Satin, serta Hijab Georgette yang berharga Rp199.000.
- Koleksi baru ini dihadirkan untuk memenuhi beragam kebutuhan aktivitas harian dan mobilitas tinggi perempuan berhijab.
Suara.com - Sebagai seorang hijaber, saya baru benar-benar memikirkan soal hijab yang nyaman ketika mulai menjadikan olahraga sebagai rutinitas.
Sebelumnya, nyaman mungkin sesederhana hijab tidak mudah bergeser, tidak terasa panas, dan tetap enak dilihat. Tetapi ketika tubuh mulai bergerak lebih aktif, definisinya terasa berubah. Ada keringat, panas, dan napas yang mengikuti ritme tubuh.
Di titik itu terpikir oleh saya: Saat aktivitas perempuan semakin beragam, apakah hijab yang kita pakai sehari-hari sudah benar-benar mengikuti kebutuhan?
Pertanyaan ini terasa semakin relevan karena perempuan berhijab hari ini tidak hanya menjalani satu jenis aktivitas. Ada yang bekerja dari pagi hingga sore, berpindah tempat dengan transportasi umum, mengantar anak, berolahraga, bepergian, menghadiri acara, bekerja di luar ruangan, hingga menghabiskan waktu bersama komunitas.
Hari-hari perempuan pun tidak selalu punya satu dress code. Pagi mungkin dimulai dengan pakaian yang nyaman untuk beraktivitas, siangnya harus terlihat rapi untuk meeting, sore berlanjut dengan olahraga, lalu malam masih ada agenda lain.
Hijab, sebagai bagian dari pakaian sehari-hari, mau tidak mau ikut bergerak mengikuti ritme tersebut.
Nyaman Bukan Lagi Sekadar Soal Penampilan
Selama ini pembicaraan soal hijab sering kali tidak jauh dari model, warna, atau cara styling. Padahal, ketika hijab dipakai sepanjang hari dan menemani berbagai aktivitas, material juga menjadi pertimbangan yang tidak kalah penting.
Apalagi bagi perempuan yang tinggal di negara tropis seperti Indonesia.
Hijab yang terasa nyaman ketika duduk santai di ruangan ber-AC belum tentu memberikan pengalaman yang sama ketika dipakai berjalan kaki di luar ruangan, bepergian, atau berolahraga.
Pengalaman ketika berolahraga membuat saya semakin menyadari hal sederhana tersebut. Ketika tubuh bergerak, saya tidak ingin perhatian terbagi untuk terus membetulkan hijab. Saya ingin fokus pada aktivitas yang sedang dilakukan.
Barangkali di situlah makna kenyamanan yang sebenarnya: Bukan sekadar terasa nyaman ketika dikenakan, tetapi cukup fungsional sehingga kita bisa melupakannya dan berkonsentrasi pada apa yang sedang kita lakukan.
Kebutuhan seperti inilah yang kemudian membuat perkembangan modest fashion menarik untuk dilihat lebih jauh.
Dari Ciput hingga Hijab, Kebutuhan yang Terus Berkembang
Indonesia sendiri merupakan negara dengan populasi muslim terbesar di dunia. Dengan jumlah penduduk lebih dari 285 juta jiwa, sekitar 87 persen di antaranya beragama Islam.