- Samsung menjelaskan air menetes di kulkas disebabkan saluran pembuangan tersumbat, kondensasi, atau pintu tidak tertutup rapat.
- Pengguna dapat memeriksa dan membersihkan saluran pembuangan, wadah penampungan air, serta karet pintu kulkas secara berkala.
- Penyusunan makanan yang terlalu padat dan makanan panas dapat memicu kelembapan serta pembentukan es berlebih.
Suara.com - Air menetes di bawah kulkas atau terlihat menggenang di dalam rak penampungan tentu membuat khawatir. Kondisi ini sebenarnya bisa terjadi karena proses pencairan bunga es, saluran pembuangan yang tersumbat, hingga pintu kulkas yang tidak tertutup rapat.
Jika dibiarkan, air bisa semakin banyak dan bahkan menggenangi lantai di sekitar kulkas. Lantas, bagaimana solusi air menetes di bawah kulkas dan di dalam rak penampungan?
Samsung melalui laman dukungannya menjelaskan bahwa kebocoran atau munculnya air di dalam kulkas dapat berkaitan dengan kondensasi, pintu yang tidak tertutup sempurna, susunan makanan yang menghambat sirkulasi udara, maupun saluran pembuangan pencairan es yang tersumbat.
1. Periksa saluran pembuangan kulkas
Salah satu hal pertama yang perlu diperiksa adalah saluran pembuangan pencairan es atau drain hole.
Menurut Samsung, serpihan makanan atau kotoran dapat masuk ke saluran tersebut dan menyebabkan penyumbatan. Ketika saluran pembuangan tersumbat, air hasil pencairan es tidak dapat mengalir sebagaimana mestinya sehingga bisa menimbulkan kebocoran.
Samsung menyarankan untuk mematikan daya kulkas dan menunggu es mencair jika saluran pembuangan diduga tersumbat. Setelah itu, bersihkan kotoran yang menghambat aliran air.
Samsung juga mengingatkan agar tidak menuangkan air panas secara langsung ke saluran pembuangan atau bagian dalam kulkas karena dapat menimbulkan masalah pada komponen internal.
2. Cek rak atau wadah penampungan air
Pada kulkas dengan sistem pembuangan air ke wadah penampungan, perhatikan apakah wadah tersebut sudah penuh, bergeser, retak, atau terdapat kotoran.
Air hasil proses pencairan es pada dasarnya perlu dialirkan ke tempat yang sudah dirancang oleh produsen. Karena itu, jangan langsung menyimpulkan bahwa kulkas rusak ketika menemukan air di area penampungan.
Bersihkan wadah secara berkala dan pastikan posisinya sesuai dengan desain kulkas. Cara melepas dan membersihkan rak atau wadah dapat berbeda berdasarkan model. Samsung juga mengingatkan bahwa komponen kulkas dapat berbeda sesuai model dan negara.
3. Pastikan pintu kulkas tertutup rapat
Pintu yang tidak tertutup sempurna dapat membuat udara hangat masuk ke dalam kulkas. Kondisi tersebut meningkatkan kelembapan dan dapat menyebabkan terbentuknya kondensasi atau air.
Samsung menyarankan pengguna memeriksa karet pintu atau door seal. Karet yang kotor, rusak, atau tidak lagi merekat dengan baik dapat membuat pintu tidak kedap.
Salah satu pemeriksaan sederhana yang disarankan Samsung adalah memastikan karet pintu bekerja dengan baik. Jika karet sudah tidak dapat menutup dengan sempurna, penggantian oleh teknisi dapat diperlukan.
4. Jangan menempelkan makanan ke dinding belakang
Kebiasaan memenuhi kulkas sampai terlalu padat juga bisa menjadi penyebab munculnya air atau bunga es.
Samsung menyarankan agar makanan diberi jarak sehingga sirkulasi udara tetap berjalan. Makanan juga sebaiknya tidak ditempelkan pada dinding belakang kulkas karena dapat mengganggu aliran udara dan berkontribusi terhadap munculnya es di bagian bawah.
Karena itu, coba rapikan isi kulkas dan pastikan ventilasi udara tidak tertutup oleh makanan atau wadah penyimpanan.
5. Hindari memasukkan makanan yang masih panas
Makanan yang baru dimasak sebaiknya tidak langsung dimasukkan ke dalam kulkas.
Menurut Samsung, makanan panas dapat meningkatkan kelembapan di dalam kulkas dan memicu terbentuknya es. Setelah makanan cukup dingin, barulah masukkan ke dalam kulkas dengan wadah tertutup.
6. Jika air tetap menetes, jangan bongkar sendiri
Jika saluran pembuangan sudah dibersihkan, pintu tertutup rapat, isi kulkas tidak terlalu penuh, tetapi air masih terus menetes hingga menggenangi lantai, masalahnya bisa membutuhkan pemeriksaan teknisi.
Hal ini terutama perlu diperhatikan jika kulkas memiliki dispenser atau saluran air. Samsung mencatat kebocoran juga dapat disebabkan coupler, filter, sambungan, maupun selang air yang bermasalah pada kulkas yang menggunakan sistem tersebut.
Sementara itu, LG juga memiliki panduan khusus untuk kasus air mengalir dari bagian bawah kulkas hingga terdapat air di lantai, sehingga kebocoran dari bawah sebaiknya tidak diabaikan jika terus berulang.
Sebelum melakukan pemeriksaan atau pembersihan bagian tertentu, cabut terlebih dahulu colokan kulkas dari stopkontak. Jika sumber kebocoran tidak ditemukan atau ada komponen yang rusak, sebaiknya gunakan layanan teknisi resmi sesuai merek dan model kulkas.
Dengan begitu, air menetes di bawah kulkas tidak hanya ditangani dengan mengepel lantai, tetapi juga dicari penyebabnya agar tidak terus berulang.