Hamzah Batik Malioboro Punya Siapa? Toko Legendaris Jogja yang Dilanda Kebakaran

Senin, 28 September 2026 | 09:53 WIB
Toko legendaris Hamzah Batik Malioboro. [bidikan layar Google Street View]
BACA 10 DETIK
  • Toko suvenir Hamzah Batik Malioboro mengalami kebakaran pada Senin dini hari, 28 September 2026.
  • Toko legendaris ini didirikan oleh pebisnis dan seniman kondang Hamzah Sulaeman atau yang karib dengan Raminten.
  • Api berhasil dipadamkan setelah empat belas unit pemadam kebakaran dikerahkan selama tiga jam penanganan di lokasi.

Suara.com - Hamzah Batik Malioboro punya siapa? Pertanyaan ini kembali ramai diperbincangkan setelah toko batik dan pusat oleh-oleh legendaris di jantung Kota Yogyakarta tersebut dilanda kebakaran pada Senin, 28 September 2026 dini hari.

Kebakaran yang terjadi di tengah kawasan Malioboro itu menyita perhatian masyarakat. Pasalnya, Hamzah Batik bukan sekadar toko oleh-oleh, tetapi telah menjadi salah satu tujuan wisata belanja yang lekat dengan identitas pariwisata Yogyakarta.

Lantas, siapa pemilik Hamzah Batik Malioboro, bagaimana sejarahnya, dan seperti apa perjalanan bisnis yang membuat namanya begitu dikenal wisatawan? Berikut profil dan fakta selengkapnya.

Hamzah Batik Malioboro Punya Siapa?

Hamzah Batik didirikan oleh Hamzah Sulaeman, seorang pengusaha sekaligus seniman kondang di Yogyakarta.

Hamzah Batik

Sebelum menggunakan nama Hamzah Batik, toko yang berada di Jalan Margo Mulyo, Kemantren Gondomanan, Kota Yogyakarta ini, lebih dikenal masyarakat sebagai Mirota Batik.

Hamzah Sulaeman merupakan generasi kedua dari keluarga besar Grup Mirota, jaringan bisnis keluarga
terkemuka di Kota Pelajar.

Seiring perkembangan usaha dan identitas bisnisnya, Mirota Batik kemudian melakukan rebranding dan menggunakan nama Hamzah Batik.

Nama Hamzah Batik pun semakin melekat sebagai salah satu pusat penjualan batik, kerajinan, suvenir, hingga berbagai produk khas Yogyakarta.

Hamzah Sulaeman dan The House of Raminten

Jejak Hamzah Sulaeman dalam dunia bisnis Yogyakarta tidak hanya terlihat melalui Hamzah Batik.

Ia juga dikenal sebagai sosok di balik The House of Raminten, salah satu tempat kuliner yang memiliki konsep unik dan kental dengan nuansa budaya Jawa.

Konsep tersebut memadukan unsur tradisional dengan sentuhan modern sehingga menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta.

Melalui berbagai usaha tersebut, Hamzah Sulaeman membangun karakter bisnis yang tidak hanya berorientasi pada perdagangan, tetapi juga mengangkat seni, budaya, dan identitas lokal.

Hamzah Sulaiman tutup usia pada 23 April 2025. Pasca meninggalnya yang pemilik, pengelolaan Hamzah Batik dan unit usaha Raminten Group dilanjutkan oleh pihak keluarga besar bersama manajemen internal perusahaan.

Kronologi Kebakaran Hamzah Batik Malioboro

Kebakaran di toko suvenir terkenal, Hamzah Batik Malioboro, Senin (28/9/2026) dini hari. (Dok: istimewa).

Perhatian terhadap Hamzah Batik Malioboro kembali meningkat setelah terjadi kebakaran pada Senin dini hari, 28 September 2026.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 01.30 WIB dan menghanguskan bangunan lantai 3 dan 4 bangunan toko.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com