Bagaimana Cara Menghitung Neptu Weton Jodoh Sendiri Tanpa Aplikasi?

Senin, 05 Oktober 2026 | 17:15 WIB
ilustrasi weton jodoh (magnific)
BACA 10 DETIK
  • Sebagian masyarakat Jawa masih menggunakan perhitungan manual neptu weton jodoh dari primbon sebagai acuan kecocokan pasangan.
  • Perhitungan dilakukan dengan menjumlahkan nilai hari serta pasaran kelahiran kedua mempelai secara teliti tanpa aplikasi.
  • Total neptu pasangan kemudian dicocokkan dengan kategori primbon untuk melihat gambaran dan petunjuk keharmonisan hubungan.

Suara.com - Di tengah kemajuan teknologi yang menawarkan berbagai aplikasi hitung weton dalam hitungan detik, banyak orang justru ingin memahami sendiri cara menghitung neptu weton jodoh secara manual. Tradisi Jawa ini sudah diwariskan turun-temurun melalui primbon dan masih dipercaya sebagian masyarakat sebagai salah satu acuan melihat kecocokan pasangan sebelum menikah.

Menghitung neptu weton jodoh sendiri bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga memberi pemahaman lebih dalam tentang makna di balik angka-angka tersebut.

Neptu weton merupakan gabungan nilai hari dalam sepekan (saptawara) dan pasaran Jawa (pancawara). Setiap kombinasi hari dan pasaran memiliki angka tertentu yang disebut neptu. Ketika dua orang menjumlahkan neptu masing-masing, hasilnya kemudian ditafsirkan menurut kategori tertentu dalam primbon.

Banyak pasangan muda atau orang tua yang ingin menjodohkan anaknya masih menggunakan perhitungan ini sebagai pelengkap, bukan penentu mutlak. Hasil hitungan dianggap sebagai gambaran atau petunjuk, sementara keharmonisan rumah tangga tetap bergantung pada usaha, komunikasi, dan komitmen kedua belah pihak.

Oleh karena itu, menguasai cara hitung manual menjadi keterampilan yang berguna dan tidak bergantung pada internet atau aplikasi.

Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah menghitung neptu weton jodoh sendiri tanpa bantuan aplikasi. Cukup siapkan tanggal lahir lengkap, tabel nilai neptu, dan sedikit ketelitian. Mari kita mulai dari dasar.

1. Kenali Nilai Neptu Hari dan Pasaran

Langkah paling mendasar adalah menghafal atau mencatat nilai neptu. Berikut daftar yang umum digunakan dalam primbon Jawa:

Nilai hari (saptawara):

Minggu = 5, Senin = 4, Selasa = 3, Rabu = 7, Kamis = 8, Jumat = 6, Sabtu = 9.

Nilai pasaran (pancawara):

Legi = 5, Pahing = 9, Pon = 7, Wage = 4, Kliwon = 8.

Neptu seseorang dihitung dengan rumus sederhana: neptu hari + neptu pasaran.

Misalnya, seseorang lahir Selasa Kliwon memiliki neptu 3 + 8 = 11. Sementara yang lahir Jumat Pon memiliki neptu 6 + 7 = 13. Catat neptu Anda dan pasangan dengan teliti.

2. Pastikan Weton Lahir yang Benar

Tanpa aplikasi, cara paling akurat adalah bertanya kepada orang tua atau melihat catatan kelahiran lama. Jika tidak tahu, gunakan kalender Jawa cetak atau buku primbon yang menampilkan pasaran setiap tanggal.

Perlu diingat bahwa dalam tradisi Jawa, pergantian hari biasanya dihitung mulai matahari terbenam.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com