Menjaga Kepercayaan Pengguna Saat Layanan Digital Bermasalah

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:55 WIB
Ilustrasi layanan digital. (Ist)
BACA 10 DETIK
  • Dirut Flip Rafi Putra Arriyan menyampaikan permohonan maaf dan memastikan keamanan saldo setelah aplikasinya mengalami gangguan sejak Minggu (4/10).
  • Pada Rabu (7/10), Flip menyatakan bahwa saldo pengguna sudah bisa kembali digunakan dan layanan pemulihan terus dilakukan secara bertahap.
  • Dalam proses penanganan gangguan tersebut, perusahaan secara aktif berkoordinasi dan berkomunikasi intensif dengan pihak Bank Indonesia.

Suara.com - Ketika layanan digital mengalami gangguan, dampaknya bukan hanya transaksi yang tertunda atau fitur yang tak bisa digunakan. Bagi pengguna, situasi seperti ini juga menyangkut rasa aman dan kepercayaan terhadap layanan yang selama ini mereka andalkan.

Hal tersebut menjadi tantangan bagi Flip setelah aplikasinya mengalami kendala sejak Minggu (4/10). Co-Founder sekaligus Direktur Utama Flip, Rafi Putra Arriyan, menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna dan memastikan pihaknya berupaya menjaga keamanan saldo sekaligus memulihkan layanan.

“Selama beberapa hari, seluruh tim terus bekerja untuk memastikan agar saldo teman-teman tetap aman dan layanan Flip cepat kembali normal,” kata Ari, seperti dikutip dari akun Instagram resmi Flip, Rabu (7/10).

Selama proses pemulihan, perusahaan juga terus berkomunikasi dengan Bank Indonesia (BI) untuk mendapatkan arahan terkait penanganan gangguan tersebut.

“Kami juga sudah terus berkomunikasi kepada Bank Indonesia untuk mendapatkan arahan,” ujarnya.

Ari menyampaikan bahwa saldo pengguna kini sudah bisa kembali digunakan. Sementara itu, layanan lainnya dipulihkan secara bertahap agar pengguna dapat kembali mengakses berbagai fitur seperti sebelumnya.

“Alhamdulillah saat ini saldo Flip bisa kembali digunakan. Insya Allah kami akan terus membuka layanan-layanan lain agar teman-teman bisa menggunakan Flip seperti sebelumnya,” ungkap Ari.

Layanan pengembalian dana atau refund untuk penarikan dana juga telah dibuka pada Rabu (7/10). Perusahaan menyatakan akan menyampaikan informasi terbaru mengenai proses pemulihan melalui kanal media sosial resminya.

Keterbukaan Perusahaan Mendapat Respons Pengguna

Di tengah gangguan yang berlangsung selama beberapa hari, respons pengguna di media sosial turut menjadi perhatian. Sejumlah warganet menyampaikan apresiasi terhadap cara perusahaan menghadapi kendala tersebut. Bahkan, ada yang menyatakan tidak kapok menggunakan layanan itu meski sempat mengalami masalah.

Akun @geshsandiarto, misalnya, menilai Flip memiliki fondasi yang baik sejak awal berdiri. Ia juga menyoroti kemunculan pendiri perusahaan untuk memberikan penjelasan di tengah situasi yang tidak biasa tersebut.

“Terlepas dari problematiknya, gue suka Flip karena dari Fundamental awal berdirinya, sosok pendiri nya yang Gue Kenal, hidup Sederhana.. dan baru sekarang dia Muncul.. karena KLB Kejadian Luar Biasa.. Perusahaan ini Bagus, Niat, dan Fundamentalnya juga Oke.. Plus Minus lah, tapi banyak Plusnya.. Kapok? Gak.. InsyaAllah.. Dibalik Apps ada Manusia juga. Yaaa Cobaan.. dan Seleksi Alam.. Mau Naik Kelas.. @flip_id,” tulisnya.

Apresiasi serupa disampaikan akun @nirwna. Ia menilai keterbukaan dalam menghadapi masalah merupakan sikap yang patut dihargai dibandingkan memilih diam atau memberikan banyak alasan.

“Ga semua gentle gini lho menghadapi masalah. Ini udah sangat baik menurut gw daripada diam dan banyak alibi. Salut @flip_id,” tulisnya.

Meski demikian, komentar positif dari sejumlah pengguna tersebut tidak serta-merta mewakili seluruh pengalaman pengguna selama gangguan berlangsung. Pemulihan layanan dan komunikasi yang jelas tetap menjadi bagian penting dalam menjawab kekhawatiran mereka.

Di tengah semakin banyaknya aktivitas yang bergantung pada layanan digital, kepercayaan pengguna tidak hanya dibangun melalui kemudahan dan kecepatan transaksi. Cara perusahaan merespons masalah, memberikan informasi, serta memastikan keamanan pengguna juga menjadi bagian dari pengalaman yang menentukan hubungan jangka panjang dengan konsumennya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com