- Hukum sholat tanpa menunggu komat diperbolehkan bila waktu sholat masuk.
- Hukum sholat tanpa menunggu komat berlaku untuk sholat mandiri rumah.
- Hukum sholat tanpa menunggu komat tidak membatalkan keabsahan ibadah seseorang.
Suara.com - Memasuki waktu sholat fardhu, biasanya umat Muslim akan mendengar kumandang adzan dari masjid-masjid terdekat.
Namun, orang yang hendak menunaikan sholat sendirian seringkali bertanya-tanya dirinya perlu menunggu komat atau tidak.
Rupanya, sholat setelah adzan tanpa menunggu komat boleh saja dilakukan asalkan waktu sholat yang dimaksud sudah benar-benar masuk.
Pasalnya, syarat utama sahnya sholat bukanlah berkumandangnya iqomah, melainkan telah masuknya waktu sholat itu sendiri.
Kendati demikian, hukum dan ketentuan sholat tanpa menunggu iqomah ini ternyata memiliki aturan yang berbeda tergantung pada situasi dan kondisi Anda. Berikut rinciannya:
1. Sholat Sendiri (Munfarid) atau di Rumah
Bagi Anda yang melaksanakan sholat sendirian (munfarid), sholat di rumah, atau bagi para wanita yang lebih utama mendirikan sholat di kediaman mereka, tidak ada kewajiban untuk menunggu iqomah.
Anda diperbolehkan dan sah hukumnya untuk langsung melaksanakan sholat begitu mendengar adzan atau saat waktu sholat sudah tiba.
Bahkan, mengerjakan sholat di awal waktu setelah adzan berkumandang termasuk ke dalam amalan yang paling utama.
Begitu pula jika Anda ingin menunaikan sholat sunnah rawatib, Anda bisa mengerjakannya kapan saja setelah adzan tanpa harus menunggu iqomah dikumandangkan.
2. Sholat Berjamaah di Masjid
Situasi berbeda berlaku jika Anda berniat melaksanakan sholat secara berjamaah di masjid.
Bagi jamaah maupun imam, dianjurkan untuk menunggu iqomah selesai sebelum memulai gerakan sholat.
Iqomah sendiri berfungsi sebagai tanda atau penanda kesiapan bahwa para jamaah telah berkumpul dan siap untuk menegakkan sholat berjamaah.
Meskipun demikian, jika seseorang datang ke masjid dan ingin mendirikan sholat sendirian terlebih dahulu, seperti sholat qabliyah atau sholat munfarid sebelum jamaah utama dimulai, sholatnya tetap sah meskipun belum ada iqomah.