- Hijab paris perlu dicuci manual dengan air normal dan deterjen lembut untuk menjaga kualitas serat kain.
- Proses pencucian dilakukan melalui perendaman singkat, pengucekan perlahan, dan pembilasan hingga bersih tanpa sisa sabun.
- Kain diperas dengan ditekan perlahan lalu dijemur di tempat teduh agar warna dan bentuknya tetap awet.
Suara.com - Hijab paris menjadi salah satu pilihan favorit para wanita muslim karena bahannya ringan, mudah dibentuk, dan nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Namun, jika tidak dirawat dengan benar, permukaan kainnya bisa menjadi kasar, berbulu, atau terlihat kurang rapi.
Karena itu, penting untuk mengetahui cara mencuci hijab paris agar tidak berbulu supaya kualitas kain tetap terjaga dan hijab lebih awet.
Salah satu kunci utamanya adalah mencuci hijab menggunakan tangan dan deterjen yang lembut. Selain itu, cara merendam, membilas, hingga mengeringkan hijab juga perlu diperhatikan.
Berikut langkah-langkah yang bisa kamu terapkan.
1. Gunakan Air Bersuhu Normal
Cara mencuci hijab paris agar tidak berbulu yang pertama adalah menggunakan air bersuhu normal atau air biasa. Hindari air panas karena suhu tinggi berpotensi memengaruhi serat kain yang halus.
Sebaiknya, gunakan air bersih dengan suhu ruang untuk melarutkan deterjen dan mencuci hijab. Air bersuhu normal membantu proses pencucian lebih aman tanpa memberikan paparan panas yang tidak diperlukan pada kain.
2. Pilih Deterjen Cair yang Lembut
Pemilihan deterjen juga berpengaruh terhadap kondisi hijab paris. Gunakan deterjen cair dengan formula lembut agar kain tidak terpapar bahan pembersih yang terlalu keras.
Jika tidak memiliki deterjen khusus pakaian berbahan halus, kamu bisa mempertimbangkan sampo bayi sebagai alternatif untuk mencuci secara manual. Hindari penggunaan pemutih karena dapat merusak warna dan memengaruhi tampilan kain.
Pastikan pula takaran deterjen tidak berlebihan agar residunya mudah dibilas hingga bersih.
3. Rendam Sebentar Saja
Sebelum dicuci, rendam hijab paris dalam larutan air dan deterjen selama sekitar 5–10 menit. Waktu perendaman yang singkat sudah cukup untuk membantu melonggarkan kotoran ringan tanpa membiarkan kain terlalu lama terendam.
Hindari merendam hijab terlalu lama, terutama jika warnanya mudah luntur atau terdapat noda tertentu. Pisahkan hijab berwarna terang dan gelap untuk mengurangi risiko perpindahan warna selama pencucian.