- PIK Tourism Board dan IVENDO menggelar Familiarization Trip bagi pelaku industri event di kawasan Pantai Indah Kapuk pada 8 Oktober 2026.
- Kegiatan ini mengenalkan berbagai fasilitas MICE, akomodasi, dan destinasi pendukung di empat lokasi seperti NICE PIK2 dan Batavia PIK.
- Peserta menyatakan kunjungan langsung ini membantu mereka memahami karakter lokasi untuk menyusun konsep acara bisnis yang lebih baik.
Suara.com - Ketika sebuah perjalanan dilakukan untuk kebutuhan bisnis, pengalaman yang ditawarkan sebuah destinasi kini menjadi salah satu pertimbangan yang tak kalah penting.
Setelah agenda pertemuan atau konferensi selesai, peserta biasanya membutuhkan pilihan aktivitas lain, mulai dari menikmati suasana kawasan, mengenal budaya, hingga sekadar bersantai.
Gambaran tersebut terlihat dalam kegiatan Familiarization Trip yang digelar PIK Tourism Board bersama Dewan Industri Event Indonesia (IVENDO) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Kamis (8/10/2026).
Kegiatan ini diikuti para pelaku industri event yang diajak melihat langsung sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi bagian dari perjalanan maupun rangkaian kegiatan MICE.
Bukan hanya ruang pertemuan, peserta juga diperkenalkan dengan pilihan akomodasi dan destinasi yang bisa menjadi aktivitas tambahan.
Ada empat lokasi yang dikunjungi dalam perjalanan tersebut, yakni Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK2, Batavia PIK, Golden Tulip Hotel, dan Dermaga CBD Beachwalk PIK2.
Perjalanan dimulai dengan melihat NICE PIK2 yang memiliki fasilitas untuk kegiatan pameran dan konvensi. Kehadiran venue seperti ini menjadi salah satu bagian penting dalam ekosistem MICE, terutama bagi kegiatan yang melibatkan peserta dalam jumlah besar.
Dari suasana konvensi, perjalanan berlanjut ke Batavia PIK. Kawasan ini menawarkan pengalaman yang berbeda dengan nuansa budaya dan arsitektur yang menjadi daya tarik tersendiri.
Perbedaan karakter tersebut memperlihatkan bahwa perjalanan bisnis tidak selalu harus berakhir ketika agenda utama selesai. Peserta kegiatan dapat memiliki pilihan untuk menikmati suasana kawasan atau mengikuti aktivitas lain yang lebih bersifat rekreatif.
Hal serupa terlihat saat peserta mengunjungi Golden Tulip Hotel. Akomodasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan MICE karena peserta kegiatan dari luar kota membutuhkan tempat menginap yang dapat mendukung rangkaian agenda selama berada di suatu destinasi.
Sementara itu, Dermaga CBD Beachwalk PIK2 memberikan pengalaman berbeda melalui suasana kawasan waterfront. Lokasi seperti ini dapat menjadi pilihan untuk melepas penat setelah mengikuti agenda yang cukup padat.
Salah satu peserta, Angga, mengatakan kunjungan langsung membuatnya lebih mudah memahami karakter masing-masing lokasi.
“Kalau melihat langsung seperti ini, kami jadi punya gambaran lebih jelas tentang pilihan tempat dan suasananya. Ini penting ketika ingin menyusun konsep acara yang sesuai dengan kebutuhan peserta,” ujar Angga.
Menurutnya, keberadaan beberapa pilihan aktivitas dalam satu kawasan dapat memberikan lebih banyak kemungkinan bagi penyelenggara untuk menyusun agenda.
“Menurut saya, semakin lengkap fasilitas dan pilihan aktivitasnya, semakin banyak juga konsep event yang bisa dikembangkan. Mudah-mudahan potensi ini terus dimanfaatkan,” katanya.
Bagi industri MICE, keberadaan destinasi pendukung seperti tempat wisata, akomodasi, hingga area rekreasi menjadi bagian dari pengalaman perjalanan secara keseluruhan.
Melalui Familiarization Trip ini, PIK Tourism Board dan IVENDO tidak hanya memperkenalkan fasilitas penyelenggaraan acara, tetapi juga menunjukkan bagaimana perjalanan untuk kebutuhan bisnis dapat dipadukan dengan pengalaman menikmati destinasi.
Dengan begitu, sebuah agenda konferensi atau pertemuan dapat memiliki cerita lain di luar ruang acara, mulai dari mengenal kawasan bernuansa budaya hingga menikmati suasana waterfront sebelum kembali melanjutkan perjalanan.