Menikmati Wisata Thailand Tanpa Harus Terbang ke Bangkok, Kuliner dan Budayanya Jadi Daya Tarik!

Senin, 19 Oktober 2026 | 19:26 WIB
Menikmati Thailand Tanpa Harus Terbang ke Bangkok, Kuliner dan Budayanya Jadi Daya Tarik (Dok. Istimewa)
BACA 10 DETIK
  • Kawasan Little Siam di PIK2 resmi mengusung konsep distrik bisnis Ratchaprasong Bangkok untuk menghadirkan suasana Thailand di Indonesia.
  • Little Siam menyajikan kuliner khas Khao Pad Sapparod dan menghadirkan patung Si Mian Fo yang diresmikan pada 8 November 2026.
  • Pengelola kawasan ini bertujuan menciptakan akulturasi budaya melalui arsitektur, elemen tradisional, serta berbagai kegiatan tematik bagi pengunjung.

Suara.com - Thailand dikenal bukan hanya karena pantai dan kuilnya, tetapi juga budaya jalanan, kuliner khas, hingga tradisi yang membuat pengalaman berwisata di Negeri Gajah Putih terasa berbeda.

Suasana tersebut kini bisa ditemukan dalam bentuk yang lebih dekat, termasuk melalui kawasan yang mengadaptasi karakter wisata Thailand di Indonesia.

Salah satu pengalaman yang menarik untuk dicoba adalah mencicipi Khao Pad Sapparod, atau nasi goreng nanas khas Thailand. Berbeda dari nasi goreng pada umumnya, hidangan ini memadukan nasi dengan potongan nanas sehingga menghadirkan perpaduan rasa gurih dan manis.

Yang membuatnya semakin menarik adalah cara penyajiannya. Nasi goreng nanas khas Thailand kerap disajikan menggunakan kulit buah nanas sebagai wadah. Selain memberikan tampilan yang khas, cara tersebut juga memperkuat aroma dan kesan tropis dari hidangan.

Kuliner tersebut menjadi salah satu sajian yang diperkenalkan di Little Siam, kawasan pertokoan tematik di PIK2 yang mengusung konsep Thailand Shopping Street.

Kawasan ini mencoba menghadirkan suasana seperti kawasan perdagangan di Thailand melalui arsitektur, elemen budaya, hingga kegiatan yang terinspirasi dari Negeri Gajah Putih.

General Manager Sales & Marketing PIK2 Kevin Samantha mengatakan, konsep Little Siam terinspirasi dari Ratchaprasong, salah satu kawasan bisnis dan perdagangan yang dikenal ramai di Bangkok.

“Kita terinspirasi dari kawasan Ratchaprasong di Thailand. Itu salah satu distrik bisnis yang sangat ramai dan terkenal, sehingga konsepnya kita bawa ke PIK2,” ujar Kevin.

Selain kuliner, nuansa Thailand juga diperkuat dengan keberadaan sejumlah elemen budaya. Salah satunya patung Si Mian Fo atau patung empat wajah yang dibuat langsung di Thailand. Little Siam juga menghadirkan delapan patung dewa-dewi lainnya.

Patung Si Mian Fo dijadwalkan menjalani peresmian pada 8 November 2026. Kehadirannya diharapkan dapat menjadi bagian dari pengalaman budaya sekaligus melengkapi fasilitas bagi umat Buddha yang ingin beribadah.

Pengalaman bernuansa Thailand juga pernah dihadirkan melalui Family Water World yang terinspirasi dari Songkran. Tradisi tahun baru Thailand tersebut dikenal dengan perayaan yang identik dengan permainan air.

Bagi Kevin, kegiatan semacam itu bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi cara untuk memperkenalkan budaya Thailand kepada masyarakat Indonesia.

“Kita ingin ada akulturasi budaya antara Indonesia dengan Thailand. Jadi bukan hanya menghadirkan bangunannya, tetapi juga kegiatan yang terinspirasi dari budayanya,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi pelengkap dari konsep kawasan yang ingin membawa lebih banyak unsur Thailand ke dalam satu tempat. 

Dengan perpaduan suasana Bangkok, elemen budaya, dan kuliner khas seperti Khao Pad Sapparod, pengalaman menikmati Thailand pun tidak hanya hadir melalui makanan, tetapi juga melalui suasana yang dibangun di sekitarnya.

Kevin mengatakan, antusiasme terhadap kegiatan yang telah digelar sebelumnya turut membuka peluang bagi pengelola untuk menghadirkan aktivitas serupa secara rutin.

“Di sini pengunjung bisa berfoto dengan suasana yang benar-benar seperti berada di Thailand. Jadi tidak perlu jauh-jauh lagi ke Thailand untuk menikmati atmosfer seperti ini,” pungkas Kevin.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com