7 Cara Membuang Minyak Goreng Bekas yang Benar, Jangan Asal Tuang ke Wastafel

Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:41 WIB
Ilustrasi memakai minyak goreng (Pexels.com/id-id/kamaji-ogino)
BACA 10 DETIK
  • Minyak goreng bekas tidak boleh dibuang ke wastafel karena memicu penyumbatan pipa serta mencemari lingkungan.
  • Minyak goreng bekas harus didinginkan dan disimpan dalam wadah tertutup yang aman sebelum dibuang.
  • Masyarakat dapat menyetorkan minyak goreng bekas kepada bank sampah untuk diolah kembali menjadi produk seperti biodiesel.

Membuang minyak jelantah ke saluran pembuangan merupakan kebiasaan yang perlu dihindari. Ketika mendingin, minyak dapat menempel pada dinding pipa dan bercampur dengan kotoran lain hingga membentuk endapan yang menyumbat saluran.

Selain itu, minyak yang masuk ke sistem pembuangan dapat menyulitkan pengolahan air limbah. Jadi, meskipun terlihat praktis, wastafel dan toilet bukan tempat yang tepat untuk membuang minyak goreng bekas.

5. Kumpulkan untuk Disetorkan ke Bank Minyak Jelantah

Salah satu cara membuang minyak goreng bekas yang lebih ramah lingkungan adalah menyetorkannya ke tempat pengumpulan minyak jelantah.

Beberapa komunitas, bank sampah, dan program lingkungan menerima minyak bekas untuk diolah kembali menjadi produk lain, seperti biodiesel.

Simpan minyak dalam botol tertutup dan cari informasi mengenai persyaratan penerimaan dari pengelola setempat. Jangan mencampurkan minyak dengan air, deterjen, atau bahan kimia lain karena dapat mengganggu proses pengolahan.

6. Pisahkan Minyak dari Sisa Makanan

Sebelum menyimpan minyak, saring sisa makanan berukuran besar menggunakan saringan khusus. Langkah ini membantu menjaga wadah tetap bersih dan mempermudah pengumpulan minyak jelantah.

Namun, jangan membuang ampas makanan yang berminyak ke saluran air. Buang sisa padat tersebut melalui jalur sampah yang sesuai.

7. Gunakan Kembali Hanya Jika Masih Layak

Minyak yang baru digunakan sekali dan belum menunjukkan perubahan kualitas terkadang masih dapat digunakan kembali untuk memasak, bergantung pada jenis makanan dan kondisi penggunaannya.

Namun, hindari pemakaian berulang kali, terutama jika minyak sudah menghitam, berbau tengik, berbusa berlebihan, atau menghasilkan asap pada suhu memasak biasa.

Jika kualitasnya sudah menurun, jangan memaksakan penggunaannya. Simpan untuk disetorkan atau buang dengan cara yang aman.

Mengetahui cara membuang minyak goreng bekas yang benar merupakan langkah sederhana untuk menjaga kebersihan rumah sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan.

Mulai dari mendinginkan minyak, menyimpannya dalam wadah tertutup, hingga menyetorkannya ke bank minyak jelantah, setiap langkah dapat membantu mengurangi risiko penyumbatan saluran air dan pencemaran.

Mulai sekarang, hindari membuang minyak ke wastafel atau toilet. Dengan pengelolaan yang tepat, limbah dapur ini bisa ditangani secara lebih bertanggung jawab.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com